Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Iran Hassan Rouhani. ( Foto: AFP PHOTO / HO / IRANIAN PRESIDENCY )

Presiden Iran Hassan Rouhani. ( Foto: AFP PHOTO / HO / IRANIAN PRESIDENCY )

Iran Ajukan Anggaran Perlawanan

Senin, 9 Desember 2019 | 11:23 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

TEHERAN, investor.id – Presiden Iran Hassan Rouhani pada Minggu (8/12) mengumumkan apa yang disebutnya sebagai rancangan anggaran perlawanan terhadap sanksi-sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap sektor-sektor minyak negaranya. Sektor tersebut sekarang disokong oleh investasi US$ 5 miliar dari Rusia.

Rouhani mengatakan, anggaran tersebut dirancang untuk mengurangi kesulitan yang dihadapi negaranya. Seperti halnya kenaikan tajam harga bahan bakar minyak (BBM) bulan lalu memicu aksi unjuk rasa di seluruh negeri dan memakan korban jiwa.

Sanksi-sanksi yang dijatuhkan oleh AS tahun lalu berpusat pada perselisihan atas program nuklir Iran. Sanksi ini termasuk embargo minyak Iran. AS menjatuhkan tekanan maksimum, dengan sasaran mengurangi penjualannya hingga nol.

Sanks-sanksi membuat perekonomian Iran merosot. Anjloknya nilai tukar mata uang membuat inflasi meroket dan harga-harga impor menjadi tidak terjangkau.

Rouhani kepada parlemen mengatakan bahwa anggaran senilai 4.845 triliun riyal atau setara US$ 36 miliar itu ditujukan untuk membantu kesulitan hidup rakyat Iran.

“Kami tahu bahwa dalam situasi sanksi-sanksi dan tekanan sekarang ini, rakyat harus menghadapi kesulitan. Kami tapi daya beli mereka telah merosot,” kata Rouhani.

Rancangan anggaran itu akan dibantu oleh investasi senilai US$ 5 miliar dari Rusia, tapi masih dalam tahap finalisasi.

“Kami berharap modal US$ 5 miliar itu akan masuk ke sini, atau pun lewat rencana-rencana yang sudah difinalisasi atau pun akan difinalisasi tahun depan,” tutur dia.

Hubungan diplomatik Iran dan Rusia menguat dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara ini juga mendukung Presiden Bashar Al Assad dalam perang saudara di Suriah.

Rouhani juga mengatakan kepada parlemen bahwa anggaran yang mencakup kenaikan 15% gaji pegawai negeri sipil itu adalah anggaran perlawanan dan perjuangan melawan sanksi-sanksi.

Rencana fiskal ini, tambah di, adalah respons terhadap tekanan maksimum dan sanksi-sanksi berkelanjutan dari AS. “Iran berjanji akan mengirim pesan kepada dunia bahwa walau didera sanksi-sanksi akan sanggup mengelola negara, khususnya dalam hal minyak,” kata dia. (afp/sn)

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN