Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Kazuhiro Nogi)

Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Kazuhiro Nogi)

Jumat Pagi, Indeks Saham Asia Dibuka Bervariasi

Jumat, 14 Agustus 2020 | 07:58 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Indeks saham di kawasan Asia Pasifik pada perdagangan Jumat (14/8/2020) dibuka bervariasi. Investor berhati-hati dan mencermati perkembangan AS terkait RUU stimulus Covid-19 yang alot pembahasannya di Kongres.

ASX 200 Australia naik 0,24% segera setelah pembukaan pasar, dengan subindeks keuangan yang sangat tertimbang naik 0,75%. Saham bank-bank besar di negara itu sebagian besar naik, dengan National Australia Bank naik 1,78%.

Di Jepang, Nikkei 225 bertambah 0,23% tetapi indeks Topix sedikit lebih rendah.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,22%.

Sesi di Asia mengikuti penyelesaian beragam di Wall Street semalam di mana S&P 500 gagal sekali lagi mencapai rekor tertinggi dari Februari.

Pasar mengabaikan data klaim pengangguran AS yang positif, di bawah 1 juta untuk pertama kalinya selama masa pandemi. Ini menyiratkan bahwa pasar tenaga kerja AS mulai membaik.

Anggota parlemen di Amerika Serikat tampaknya berada di jalan buntu mengenai putaran bantuan virus korona berikutnya. Jika negosiasi tetap alot, pengesahan RUU tampaknya akan berminggu-minggu lagi.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan dia tidak akan memulai kembali pembicaraan dengan Partai Republik tentang masalah tersebut sampai mereka meningkatkan tawaran bantuan sebesar $ 1 triliun.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow juga mengatakan kepada CNBC "Squawk on the Street" bahwa pemerintah dan Demokrat berada di "jalan buntu".

Dolar AS diperdagangkan lebih rendah terhadap sekeranjang rekan-rekannya karena indeks dolar turun 0,07% menjadi 93,269.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN