Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham asia. Foto: AFP

Ilustrasi bursa saham asia. Foto: AFP

Kamis Pagi, Mayoritas Saham Asia Dibuka Menguat

Kamis, 6 Mei 2021 | 07:52 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Mayoritas pasar saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka menguat pada Kamis pagi (6/5/2021). Investor menantikan laporan pekerjaan AS yang akan dirilis akhir pekan ini yang dapat memberikan petunjuk tentang berapa lama Fed akan bertahan dengan suku bunga nyaris nol persen.

Pasar Jepang kembali diperdagangkan untuk pertama kalinya minggu ini setelah ditutup untuk hari libur umum. Benchmark Nikkei 225 melonjak 1,33% sedangkan indeks Topix naik 1,58% di awal perdagangan.

Kospi Korea Selatan, yang juga ditutup pada sesi sebelumnya, naik 0,24%.

Sementara itu, ASX 200 Australia tergelincir 0,1% karena sebagian besar sektor berubah negatif.

Sesi Kamis di Asia-Pasifik mengikuti penyelesaian beragam semalam di Wall Street di mana Dow Jones Industrial Average berakhir pada penutupan tertinggi baru sepanjang masa. Laporan pekerjaan AS - salah satu laporan ekonomi paling berpengaruh di pasar keuangan global - untuk April akan jatuh tempo pada hari Jumat dan ekonom mengatakan orang gajia dapat dengan mudah mencapai 1 juta setelah 916.000 pekerjaan ditambahkan pada bulan Maret.

Menteri Keuangan Janet Yellen melunakkan komentarnya tentang perlunya suku bunga yang lebih tinggi. Sebelumnya, Yellen mengatakan bahwa suku bunga mungkin harus naik untuk menjaga pertumbuhan ekonomi AS yang berkembang pesat, yang sebagian disebabkan oleh triliunan dolar dalam pengeluaran stimulus pemerintah.

Dolar AS tergelincir 0,05% menjadi 91,262 terhadap sekeranjang rekan-rekannya, karena indeks dolar relatif tetap terikat. Sementara itu, yen Jepang berpindah tangan di 109,22 per dolar, sedangkan dolar Australia bergerak datar di $ 0,7747.

Harga minyak tergelincir Kamis selama jam perdagangan Asia. Minyak mentah berjangka AS turun 0,81% menjadi $ 65,1 sementara patokan global Brent tergelincir 0,73% menjadi $ 68,46 per barel.

Semalam, Reuters melaporkan bahwa persediaan minyak mentah AS turun 8 juta barel dalam seminggu terakhir, melebihi ekspektasi penurunan 2,3 juta barel, menurut Administrasi Informasi Energi.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN