Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seseorang sedang berjalan di area pintu masuk ke Disneyland pada 30 September 2020 di Anaheim, California, Amerika Serikat (AS). ( Foto: MARIO TAMA / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP )

Seseorang sedang berjalan di area pintu masuk ke Disneyland pada 30 September 2020 di Anaheim, California, Amerika Serikat (AS). ( Foto: MARIO TAMA / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP )

Karena Krisis Covid-19, Disney PHK 28.000 Karyawan

Kamis, 1 Oktober 2020 | 06:12 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

NEW YORK, investor.id – Disney pada Selasa (29/9) waktu setempat mengumumkan akan memangkas 28.000 karyawan dari divisi pengalamana dan taman hiburan di Amerika Serikat (AS). Disney menyatakan, permintaan merosot tajam karena krisis virus corona Covid-19. Ditambah ketidakpastian kapan permintaan tersebut akan pulih.

Disney menambahkan, pemangkasan itu harus diambil terkait pemenuhan terhadap protokol kesehatan. Ditambah ketatnya pembatasan-pembatasan kegiatan yang diterapkan oleh pemerintah negara bagian California. Disney menyatakan, sekitar dua pertiga yang terkena PHK itu adalah karyawan paruh waktu.

“Selama beberapa bulan terakhir kami terpaksa menjalankan sejumlah penyesuaian bisnis yang harus dilakukan. Sebagaimana beratnya keputusan hari ini, kami yakin langkah-langkah yang kami ambil akan membuat operasional kami lebih efektif dan efisien ketika keadaan kembali normal,” ujar Josh D'Amaro, chairman Disney Parks, Experiences and Products, seperti dikutip dari AFP.

Keputusan itu juga terjadi setelah Disney melaporkan kerugian US$ 4,7 miliar pada kuartal terakhir. Hasil ini mencerminkan dampak buruk yang dialami bisnis taman hiburannya dan tertundanya rilis film-film besar keluaran Disney.

Namun dampak-dampak negatif itu lumayan tertutupi oleh melonjaknya permintaan atas layanan streaming Disney +. Yang antara lain sudah merilis perdana film “Mulan” dan “Hamilton”. 


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN