Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga. ( Foto: Yuichi Yamazaki / POOL / AFP )

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga. ( Foto: Yuichi Yamazaki / POOL / AFP )

Keadaan Darurat Covid-19 di Tokyo Diperpanjang

Sabtu, 6 Maret 2021 | 06:27 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

TOKYO, investor.id – Pemerintah Jepang memperpanjang status keadaan darurat virus corona Covid-19 di wilayah Tokyo selama dua pekan lagi pada Jumat (5/3) atau kurang dari lima bulan sebelum pelaksanaan Olimpiade Tokyo, yang sempat tertunda karena pandemi.

Menurut laporan, keadaan darurat akan berlanjut di prefektur Tokyo, Saitama, Chiba dan Kanagawa hingga 21 Maret – empat hari sebelum estafet obor Olimpiade nasional dimulai di timur laut prefektur Fukushima.

Keputusan yang diumumkan oleh Perdana Menteri Yoshihide Suga dipastikan bakal memengaruhi ibu kota Negeri Matahari Terbit itu serta tiga wilayah terdekatnya. Dia juga memperingatkan warganya untuk tidak mengadakan piknik musim semi tradisional di bawah pohon sakura.

“Saya meminta Anda semua untuk tidak makan dalam kelompok-kelompok besar – bahkan pada upacara wisuda, upacara pendaftaran, pesta selamat datang atau perpisahan, dan pesta melihat bunga,” ujarnya, dikutip AFP.

Lembaga riset (think-tank) NRI di Tokyo memprediksi, perpanjangan keadaan darurat selama dua pekan dapat menyebabkan kerugian ekonomi tambahan sebesar 700 miliar yen (US$ 6,5 miliar), dalam bentuk hilangnya konsumsi.

Pemberlakuan keadaan darurat, dengan menyerukan bar-bar dan restoran tutup mulai pukul 20.00 waktu setempat, itu sebenarnya telah dijadwalkan berakhir pada Minggu (7/3). Bahkan di wilayah lain telah dicabut lebih awal.

Walau keadaan darurat telah menurunkan angka kasus infeksi di ibu kota Jepang, tingkat penurunannya berjalan lambat. Para ahli juga sudah memperingatkan potensi kebangkitan ketika aturan pembatasan dicabut.

Di sisi lain, meskipun ada lonjakan kasus infeksi pada musim dingin ini, pihak berwenang Jepang masih melihat bahwa jumlah kasus wabahnya relatif kecil secara keseluruhan, dengan angka kematian sekitar 8.100 jiwa. Jepang juga menghindari memberlakukan karantina atau lockdown menyeluruh, seperti yang diberlakukan di negara-negara lain.

Di wilayah Tokyo sendiri mencatat rata-rata sekitar 270 kasus infeksi harian selama sepekan terakhir.

Sementara itu, respons Jepang terhadap virus corona menjadi sorotan karena Tokyo bersikukuh siap menjadi tuan rumah Olimpiade – yang tertunda – dengan menyelenggarakannya pada 23 Juli.

Panitia penyelenggara Tokyo 2020 pun telah menguraikan langkah-langkah yang mereka klaim bertujuan menjaga keamanan Olimpiade. Bahkan tanpa mengharuskan peserta divaksinasi atau dikarantina pada saat kedatangan.

Aturan pembatasan perbatasan yang berlaku saat ini masih melarang hampir semua kedatangan warga negara asing, sehingga berdampak pada penundaan acara uji Olimpiade pertama tahun ini, untuk kualifikasi renang artistik.

Terkait program vaksinasi Covid-19, pihak berwenang Jepang masih melakukan secara terbatas pada 17 Februari. Sejauh ini, otoritas telah memberikan dosis vaksin pertama kepada sekitar 39.000 tenaga kesehatan.

Sebelumnya pada Senin (1/3), Moderna telah mengajukan persetujuan penggunaan vaksin Covid-19 buatannya di Jepang, dan menjadi perusahaan obat ketiga yang melakukannya.

Sedangkan vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech sejauh ini menjadi satu-satunya vaksin yang disetujui untuk digunakan di Jepang. Sementara itu vaksin buatan AstraZeneca-Oxford juga telah diajukan untuk memperoleh persetujuan sebulan yang lalu, dan saat ini vaksin sedang dalam uji klinis di dalam negeri. 


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN