Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo dua perusahaan farmasi, Prancis, Sanofi dan GlaxoSmithKline (GSK) asal Inggris. ( Foto: worldpharmatoday.com )

Logo dua perusahaan farmasi, Prancis, Sanofi dan GlaxoSmithKline (GSK) asal Inggris. ( Foto: worldpharmatoday.com )

Kembangkan Vaksin Covid-19, Sanofi dan GSK akan Terima Pendanaan US$ 2,1 M

Sabtu, 1 Agustus 2020 | 08:10 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

PARIS, investor.id – Raksasa perusahaan farmasi, Prancis, Sanofi, dan GlaxoSmithKline (GSK) dari Inggris, akan menerima dana hingga US$ 2,1 miliar dari Pemerintah Amerika Serikat (AS). Dana tersebut bakal dimanfaatkan untuk pengembangan dan mengirim vaksin Covid-19 potensial. Demikian disampaikan perusahaan, pada Jumat (31/7).

“Lebih dari setengah dari US$ 1,5 miliar akan digunakan untuk mendukung pengembangan lebih lanjut dari vaksin, termasuk uji klinis. Sisanya untuk pembuatan, dan pengiriman 100 juta dosis. AS akan memiliki opsi untuk memesan tambahan 500 juta dosis,” demikian pernyataan yang disampaikan oleh kedua perusahaan, seperti dilansir dari AFP.

Amerika Serikat telah mengidentifikasi kandidat vaksin yang sedang diselidiki oleh Sanofi dan GSK untuk program Operation Warp Speed, yang bertujuan agar secara cepat mengamankan jutaan dosis vaksin Covid-19 yang aman dan efektif.

“Vaksin ini akan menggabungkan antigen yang dikembangkan Sanofi, yang merangsang produksi antibodi pembunuh kuman, dibantu dengan teknologi adjuvant GSK, suatu zat yang mendukung respons kekebalan yang dipicu oleh vaksin. Uang Amerika tersebut bakal membantu mendanai kegiatan pengembangan, dan mengamankan peningkatan kemampuan produksi Sanofi dan GSK di Amerika Serikat untuk vaksin rekombinan berbasis protein, vaksin adjuvant, yang menghasilkan peningkatan kapasitas yang signifikan,” demikian menurut pernyataan.

Sebelumnya, Sanofi dan GSK mengumumkan pada 14 April bahwa mereka sudah menandatangani perjanjian untuk bersama-sama membuat vaksin Covid-19 pada akhir tahun depan. Untuk membuatnya, Sanofi mengatakan akan menggunakan kembali teknologi yang digunakannya dalam vaksin flu. Sedangkan, GSK akan menyediakan teknologi tambahan yang dirancang untuk meningkatkan respon imun dalam vaksin.

Kedua perusahaan farmasi ini juga menyampaikan bakal berdiskusi dengan Komisi Eropa dan pemerintah lain pada Jumat, untuk memastikan akses global ke vaksin virus corona yang baru

Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan atau Health and Human Services (HHS) AS, Alex Azar mengatakan portofolio vaksin yang dirakit di bawah Operation Warp Speed “meningkatkan kemungkinan bahwa kita akan memiliki setidaknya satu vaksin yang aman dan efektif segera setelah akhir tahun ini.”

“Investasi hari ini mendukung produk adjuvant Sanofi dan GSK hingga melalui uji klinis, dan manufaktur, dengan potensi membawa ratusan juta dosis yang aman dan efektif untuk rakyat Amerika,” demikian pernyataan dari Azar.

Sementara itu, Thomas Triomphe, executive vice president dan global head divisi vaksin Sanofi menuturkan, bahwa kebutuhan global akan vaksin untuk membantu mencegah Covid-19 sangat besar, dan tidak ada satu pun vaksin atau perusahaan yang dapat memenuhi permintaan global saja.

“Dari awal pandemi, Sanofi telah memanfaatkan keahlian ilmiah dan sumber dayanya yang mendalam untuk membantu mengatasi krisis ini, bekerja sama dengan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS untuk membuka jalan cepat menuju pengembangan vaksin pandemi dan manufaktur dalam skala besar,” kata Triomphe dalam sebuah pernyataan.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN