Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Orang-orang mengenakan masker pelindung saat berbelanja di sebuah pasar swalayan di Shenyang, provinsi Liaoning,  timur laut Tiongkok. Foto ilustrasi: STR / AFP

Orang-orang mengenakan masker pelindung saat berbelanja di sebuah pasar swalayan di Shenyang, provinsi Liaoning, timur laut Tiongkok. Foto ilustrasi: STR / AFP

Ketakutan Meningkat Picu Langkah Luar Biasa

Iwan Subarkah Nurdiawan, Jumat, 28 Februari 2020 | 08:17 WIB

RIYADH, investor.id – Ketakutan terhadap penyebaran virus korona meningkat pada Kamis (27/2). Terlebih jumlah kasus baru di negara-negara lain untuk pertama kalinya lebih banyak dibandingkan di Tiongkok, Negara asal kemunculan dan penyebaran virus Covid-19 ini.

Pemerintah Arab Saudi pada Kamis mengumumkan untuk sementara menangguhkan kedatangan jamaah umrah ke Mekkah dan Madinah. Pengumuman ini kurang dari 24 jam setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasikan bahwa jumlah kasus harian baru Covid-19 di luar Tiongkok untuk pertama kalinya melebihi di Negeri Tirai Bambu.

“Kedatangan untuk tujuan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi untuk sementara ditangguhkan. Keputusan ini diambil untuk mendukung upaya negara-negara dan organisasiorganisasi internasional, khususnya WHO, untuk menghentikan penyebaran, mengendalikan, dan memusnahkan virus ini,” kata Kementerian Luar Negeri Saudi.

Dengan langkah luar biasa itu, warga negara asing tidak diperbolehkan masuk ke Mekkah dan Kabah serta ke Masjid Nabawi di kota Madinah. Pemerintah Saudi menekankan bahwa langkah tersebut bersifat sementara dan akan terus dievaluasi. Kemlu Saudi juga meminta warga untuk tidak bepergian ke negara-negara yang sudah mencatatkan kematian akibat virus korona.

Tiongkok sekarang tidak lagi satusatunya tempat berkembang biak Covid-19. Negara-negara sekarang khawatir bahwa penyebaran juga dapat datang dari sarang infeksi lainnya, termasuk Iran, Korea Selatan, dan Italia.

Menurut WHO, jumlah kasus harian di luar Tiongkok sekarang lebih banyak dibandingkan di Negara tersebut. Otoritas Tiongkok melaporkan jumlah kematian pada Kamis sebanyak 29 atau yang terendah sejak Januari 2020. Jumlah penderita yang sudah meninggal di Tiongkok lebih dari 2.700 orang. Sedangkan yang terinfeksi sekitar 78.000 orang. Tapi Covid-19 sudah menyebar ke setidaknya 45 negara di seluruh dunia, dengan lebih dari 50 kematian dan 3.00 kasus, sehingga memicu kekhawatiran epidemi ini akan berkembang menjadi pandemi.

Selain membuat jeri pasar finansial global, penyebaran virus korona juga membuat sejumlah pertandingan olahraga dan festival di seluruh Eropa dibatalkan. Pemerintah Jepang bahkan mengindikasikan bisa membatalkan Olimpiade Tokyo 2020 jika penyebaran virus ini tidak tertanggulangi. Penangguhan umrah tersebut juga menimbulkan pertanyaan tentang penyelenggaran musim haji tahun ini, yang dimulai pada Juli 2020. Saudi, yang kedatangan sekitar tujuh juta jamaah umrah setiap tahunnya, juga menangguhkan penerbitan visa bagi turis dari negara-negara yang status penyebaran virus koronanya adalah bahaya. (afp)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN