Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kementerian Pertahanan Korea Selatan merilis foto 7 September 2021 yang memperlihatkan kapal selam berbobot 3.000 ton, bertenaga diesel yang dikembangkan di dalam negeri,. Kapal selam itu diberi nama Ahn Chang-ho, seorang aktivis kemerdekaan yang dihormati, dalam upacara peresmian di Pulau Geoje. ( Foto: Handout / South Korean Defence Ministry / AFP )

Kementerian Pertahanan Korea Selatan merilis foto 7 September 2021 yang memperlihatkan kapal selam berbobot 3.000 ton, bertenaga diesel yang dikembangkan di dalam negeri,. Kapal selam itu diberi nama Ahn Chang-ho, seorang aktivis kemerdekaan yang dihormati, dalam upacara peresmian di Pulau Geoje. ( Foto: Handout / South Korean Defence Ministry / AFP )

Korsel Sukses Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam

Rabu, 8 September 2021 | 06:48 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

SEOUL, investor.id – Pemerintah Korea Selatan (Korsel) berhasil melakukan uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam buatan dalam negeri. Demikian laporan yang disampaikan pada Selasa (7/9). Langkah ini merupakan upaya Korsel untuk membangun kekuatannya sendiri guna mempertahankan diri dari Korea Utara (Korut) yang memiliki senjata nuklir.

Sebagai informasi, otoritas Korut sudah lama berusaha mengembangkan teknologi rudal balistik kapal selam (submarine-launched ballistic missile/SLBM). Bahkan mereka sempat memamerkan empat perangkat tersebut pada parade militer yang diawasi oleh pemimpin Kim Jong Un pada Januari 2021. Saat itu, media pemerintah KCNA menyebutnya sebagai senjata paling kuat di dunia.

Namun ketika Pemerintah Korut merilis gambar terbaru peluncuran di bawah laut pada 2019, para analis percaya bahwa rudal tersebut berasal dari platform tetap atau kapal tongkang submersible, bukannya diluncurkan dari kapal selam.

Badan Pengembangan Pertahanan (Agency for Defense Development) Korea Selatan pada pekan lalu melakukan uji coba penembakan SLBM baru bawah laut dari kapal selam berbobot 3.000 ton yang dikembangkan di dalam negeri, yang dilengkapi dengan enam tabung peluncuran vertikal. Demikian laporan kantor berita Yonhap dari sumber militer, yang dikutip AFP.

SLBM diyakini sebagai varian dari rudal balistik Hyunmoo-2B Korsel dengan jangkauan sekitar 500 kilometer. Senjata ini akan diproduksi secara massal untuk disebar di berbagai tempat setelah dilakukan beberapa uji coba lainnya.

Dengan demikian, Korsel bergabung dengan segelintir negara yang berhasil mengembangkan SLBM. Pemerintah Korsel juga mengatakan pada Senin (6/9) bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran hampir 1,5 triliun won (US$ 1,3 miliar) untuk penelitian teknologi pertahanan dan pembangunan.

Permintaan anggaran untuk tahun depan pun sudah diajukan ke parlemen. Menurut siaran pers, jika disetujui maka jumlah tersebut bakal mewakili lonjakan 76% untuk anggaran penelitian Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (Defense Acquisition Program Administration/DAPA). Anggaran ini bertujuan digunakan secara aktif untuk mengembangkan teknologi masa depan yang mutakhir.

Di sisi lain, pihak berwenang Korea Utara juga ingin lebih meningkatkan kekuatan kapal selamnya. Bahkan pada Januari 2021, Kim mengatakan kepada kongres Partai Buruh yang berkuasa bahwa Korut telah menyelesaikan rencana untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir.

Kapal semacam itu kemungkinan baru akan digunakan beberapa tahun ke depan. Tetapi para analis mengatakan kapal tersebut bisa menjadi strategi pengubah permainan, yang memungkinkan otoritas Korut untuk meluncurkan serangan kejutan di bawah air bahkan jika pasukan daratnya telah dihancurkan.

Kim sempat melakukan inspeksi terhadap kapal selam yang baru dibangun pada 2019. Hal ini diperlihatkan dalam gambar yang menunjukkan dia berdiri di samping kapal raksasa didampingi petugas. Media pemerintah mengatakan kapal selam itu akan segera dikerahkan untuk operasi, tanpa ada penjelasan lebih lanjut soal kemampuan yang dimiliki.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN