Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) terpilih Kristalina Georgieva terpilih menggelar konferensi pers di markas IMF, Washington, Amerika Serikat (AS) pada 25 September 2019.  (Foto: AFP / Eric BARADAT)

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) terpilih Kristalina Georgieva terpilih menggelar konferensi pers di markas IMF, Washington, Amerika Serikat (AS) pada 25 September 2019. (Foto: AFP / Eric BARADAT)

Kristalina Georgieva Resmi Pimpin IMF

Happy Amanda Amalia, Jumat, 27 September 2019 | 09:09 WIB

WASHINGTON, investor.id – Dana Moneter Internasional (IMF) telah secara resmi memilih Kristalina Georgieva sebagai direktur pelaksana, untuk menggantikan Christine Lagarde yang akan memimpin Bank Sentral Eropa (ECB). Terpilihnya ekonom asal Bulgaria itu menjadikannya sebagai wanita kedua yang memimpin lembaga kreditur internasional dengan 189 anggota.

Walau tetap melalui proses pemilihan, tetapi terpilihnya Georgieva memang telah diprediksi oleh IMF pada awal bulan, mengingat mantan CEO Bank Dunia itu merupakan satu-satunya kandidat yang lolos.

Usai dinyatakan sebagai direktur pelaksana IMF, Georgieva berbicara tentang masa-masa ekonomi global yang bergejolak.

“Ini adalah tanggung jawab besar untuk berada di pucuk pimpinan IMF pada saat pertumbuhan ekonomi global terus mengecewakan, ketegangan perdagangan tetap ada, dan utang berada pada tingkat tinggi dalam sejarah. Ini juga berarti berurusan dengan masalah-masalah seperti ketidaksetaraan, risiko iklim, dan perubahan teknologi yang cepat,” ujarnya pada Rabu (25/9) waktu setempat.

Georgieva akan mulai menjalankan tugas resminya sebagai direktur pelaksana IMF pada 1 Oktober untuk masa jabatan lima tahun – menggantikan Christine Lagarde, yang akan mengambil alih kepemimpinan ECB pada tahun ini.

Seperti diketahui, Georgieva bakal mewarisi pucuk pimpinan sebuah lembaga kreditur sedang dihantam oleh kebangkitan populisme di negara-negara maju, dan meningkatnya konflik-konflik perdagangan di mana yang terbesar di antaranya telah didorong oleh Amerika Serikat (AS) – sebagai pemegang saham tunggal terbesar di IMF.

Dengan naiknya Georgieva maka secara otomatis semakin melanggengkan kendali Eropa sejak lama untuk memimpin IMF, mengingat dia berkewarganegaraan Bulgaria.

Seperti diketahui, dalam aturan tidak tertulis, seseorang berkewarganegaraan Eropa selalu memimpin IMF sejak didirikan usai Perang Dunia II. Sedangkan Bank Dunia yang berkantor pusat di Washington, AS, sudah sejak lama dipimpin oleh warga negara Amerika.

David Malpass – mantan pejabat Departemen Keuangan AS – terpilih dengan suara bulat pada 5 April untuk memimin Bank Dunia menggantikan Jim Young Kim yang dilaporkan mengundurkan diri pada 1 Februari. Perjalanan Malpass terpilih sebagai presiden Bank Dunia pun mulus tanpa hambatan.

Didukung Paris

Georgieva, yang mendapat dukungan penuh dan sangat diperjuangkan oleh Paris, Prancis, akhirnya dapat mengatasi tantangan di dalam Uni Eropa (UE) yang berbeda pilihan dengan Jerman, karena mendukung mantan menteri keuangan Belanda Jeroen Dijsselbloem.

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire pun mencuitkan ucapan selamatnya pada Rabu (25/9), dengan berkata: “IMF akan berterima kasih karena pengalaman Anda dapat memenuhi perannya dalam ekonomi dunia.”

Alasan lain di balik kemenangan mudah Georgieva adalah karena IMF pada bulan ini secara resmi menaikkan batasan usiadari 65 tahun menjad 66 tahun, sehingga Georgieva yang sudah berusia 66 tahun dapat melamar.

Selain sebagai ekonom yang terlatih, Georgieva sebelumnya menjabat sebagai komisaris Uni Eropa Bulgaria sejak 2010, dan menjabat sebagai wakil presiden komisi untuk anggaran dan sumber daya manusia mulai 2014 hingga 2016.

Kemudian pada 2016, dia dicalonkan menjadi sekretaris jenderal (sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebelum kalah dari mantan perdana menteri Portugal Antonio Guterres.

Jubilee USA – sebuah organisasi bantuan hutang berbasis agama – juga memberikan pujian atas terpilihnya Georgieva.

“Di bawah kepemimpinan Georgieva, kita akan melihat penekanan pada ketidaksetaraan jender, masalah lingkungan dan kebutuhan akan lebih banyak sumber daya untuk diarahkan ke negara berkembang,” tutur Eric LeCompte, direktur eksekutif Jubilee USA, dalam sebuah pernyataan. (afp/pya)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA