Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mobil Tesla sedang dipamerkan di showroom di Aventura Mall pada 19 Maret 2021 di Miami, Florida. ( Foto: JOE RAEDLE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP )

Mobil Tesla sedang dipamerkan di showroom di Aventura Mall pada 19 Maret 2021 di Miami, Florida. ( Foto: JOE RAEDLE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP )

Laba Tesla Melonjak Didukung Penjualan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 06:02 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

NEW YORK, investor.id - Laba kuartal III-2021 Tesla naik lebih dari empat kali lipat karena penjualan meningkat tajam, meskipun kekurangan semikonduktor global telah melanda industri otomotif.

Menurut hasil yang dirilis Kamis (21/10), perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) tersebut membukukan rekor laba US$ 1,6 miliar untuk periode tiga bulan. Sementara pendapatan melonjak 57% menjadi US$ 13,8 miliar dibandingkan dengan periode tahun lalu.

Tesla juga mengirimkan rekor 241.391 kendaraan selama periode tersebut, dengan penjualan meningkat secara signifikan di Amerika Utara dan Tiongkok.

Hasil dalam laporan keuangan menunjukkan output Tesla tidak terpengaruh besar oleh kekurangan semikonduktor global, meskipun beberapa produsen mobil saingan telah menutup pabrik atau memangkas produksi.

Namun, perusahaan mengatakan kekurangan chip, serta kemacetan di pelabuhan dan pemadaman bergilir, telah memengaruhi kemampuan perusahaan untuk menjaga agar pabrik tetap berjalan dengan kecepatan penuh.

"Kami percaya rantai pasokan, teknik, dan tim produksi kami telah menangani tantangan global ini dengan kecerdikan, kelincahan, dan fleksibilitas yang tak tertandingi dalam industri otomotif," jelas Tesla dalam rilis perusahaan, Kamis (21/10).

Tesla mencatat pendapatan yang sedikit lebih rendah pada penjualan kredit mobil elektrik (EV) daripada produsen mobil lain, dibandingkan dengan hasil pada periode yang sama tahun lalu. Perusahaan juga melaporkan penurunan nilai US$ 51 juta terkait dengan mata uang digital bitcoin.

Tetapi margin keuntungan meningkat, bahkan ketika perusahaan menyinggung ketidakpastian di tengah tantangan rantai pasokan yang masih ada.

"Kami terus menjalankan jalur produksi kami sedekat mungkin dengan kapasitas penuh, jika kondisinya memungkinkan. Sementara pertumbuhan berurutan tetap menjadi tujuan kami, besarnya pertumbuhan akan ditentukan sebagian besar oleh faktor luar," jelas Tesla.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN