Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Luar Negeri (Menlu) Filipina Teodoro Locsin Jr. ( Foto: AFP FILE )

Menteri Luar Negeri (Menlu) Filipina Teodoro Locsin Jr. ( Foto: AFP FILE )

Menlu Filipina Usir Kapal Tiongkok

Senin, 3 Mei 2021 | 14:57 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

MANILA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Filipina Teodoro Locsin dengan tegas mengusir Tiongkok, kemana negara itu harus pergi. Kekesalannya memuncak setelah kapal-kapal milik Negeri Tirai Bambu itu secara ilegal masih berlama-lama berada di wilayah Laut Tiongkok Selatan (LTS).

“Tiongkok, teman saya, bagaimana saya mengatakan secara sopan? Coba saya lihat... O...KELUARLAH,” demikian cuitan Locsing, Senin (3/5).

Perselisihan terbaru antara Filipina dan Tiongkok mengenai wilayah perairan yang kaya akan sumber daya – yang diklaim Tiongkok hampir seluruhnya – berkobar pada Maret setelah ratusan kapal Tiongkok terlihat berada di dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina.

Bahkan, Tiongkok telah berulang kali menolak seruan dari Filipina untuk menarik kapal. Ketegangan pun meningkat ketika Filipina meningkatkan patroli maritim di daerah tersebut.

Locsin diketahui kerap menggunakan bahasa kasar di Twitter. Dia membela ledakan emosi terbarunya dengan mengatakan: “Pembicaraan diplomatik yang ramah tamah biasa tidak menghasilkan apa-apa,” pungkasnya.

Dia juga mengibaratkan Tiongkok dengan “orang bodoh yang memaksakan ketertarikan Anda pada pria tampan yang ingin dijadikan teman”.

Menurut laporan, perintah “pengusiran” itu datang saat Departemen Luar Negeri (Deplu) Filipina menuding para penjaga pantai Tiongkok melakukan “tindakan agresif” terhadap kapal-kapal Filipina yang terlibat dalam latihan maritim di dekat gugusan karang Scarborough Shoal yang diperebutkan.

Gugusan karang Scarborough yang dikuasai Tiongkok adalah salah satu daerah penangkapan ikan terkaya di kawasan itu, juga titik konflik antara kedua negara, yang sama-sama saling klaim.

Deplu Filipina menyatakan telah mengajukan protes diplomatik atas tindakan kapal Tiongkok terhadap penjaga pantai negara Asia Tenggara itu selama patroli dan latihan di dekat terumbu karang bulan lalu.

Menurut Deplu Filipina, kehadiran kapal-kapal Tiongkok merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Filipina. Sementara itu belum ada tanggapan dari Kedutaan Besar Tiongkok di Manila.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN