Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang petugas kesehatan menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 dalam kegiatan layanan kesehatan masyarakat di Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), pada 11 Agustus 2021.  ( Foto: ROBYN BECK / AFP )

Seorang petugas kesehatan menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 dalam kegiatan layanan kesehatan masyarakat di Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), pada 11 Agustus 2021. ( Foto: ROBYN BECK / AFP )

Mulai 8 November, Pelancong Sudah Divaksin Bisa Masuk AS

Senin, 18 Oktober 2021 | 05:53 WIB
Iwan Subarkah (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Amerika Serikat (AS) akan membuka kembali perbatasan darat dan udaranya pada 8 November 2021 untuk para pengunjung luar negeri yang sudah divaksin lengkap Covid-19. Larangan bepergian ke AS bagi warga negara asing ini sudah berlangsung lebih dari 18 bulan lamanya akibat pandemi Covid-19.

“Keputusan untuk melonggarkan perbatasan ini sesuai dengan panduan kesehatan masyarakat yang ketat. Pengumuman dan tanggal tersebut berlaku untuk perjalanan darat dan udara internasional,” ujar wakil juru bicara Gedung Putih Kevin Munoz, akhir pekan lalu, seperti dikutip AFP.

Kebijakan baru ini disambut baik Duta Besar (Dubes) Uni Eropa (UE) untuk AS Stavros Lambrinidis. Ia menyebutnya sebagai kabar penting dan sangat menggembirakan.

AS menutup perbatasan darat dan udaranya sejak Maret 2020 untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19. Larangan masuk itu berlaku untuk hampir semua warga negara asing. Termasuk yang berasal dari UE, Inggris, Tiongkok, India, dan Brasil. Pelintas batas dari Meksiko dan Kanada juga dilarang masuk.

Pembatasan selama hampir dua tahun ini telah berdampak terhadap jutaan orang yang menggantungkan hidupnya dari sektor-sektor terkait perjalanan tersebut.

Airlines for America menyatakan para anggotanya tak sabar untuk mulai menyatukan kembali secara hati-hati jutaan keluarga, teman, dan kolega yang terpisah selama pandemi. “Pembukaan kembali perbatasan sangat mendasar bagi pemulihan ekonomi bangsa kita,” kata lembaga tersebut.

Ketua Asosiasi Transportasi Udara Internasional atau IATA Willie Walsh mengatakan, bagi jutaan orang yang telah tertutup pintunya dari AS selama 18 bulan, pengumuman tersebut merupakan kabar gembira. “Karena AS akan menyambut kembali para pelancong asing yang sudah divaksin lengkap,” kata dia.

Namun pemerintah AS belum mengumumkan detail teknis dan logistik dari perubahan kebijakan tersebut. Para pejabat AS sebelumnya mengatakan bahwa para penumpang yang telah divaksin harus dites dulu dalam waktu tiga hari sebelum perjalanan. Dan pihak maskapai diwajibkan menjalankan sistem pelacakan kontak.

Otoritas kesehatan AS sebelumnya menyatakan bahwa seluruh vaksin yang telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan atau FDA dan juga oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO akan diterima sebagai syarat masuk via udara.

Untuk saat ini, vaksin-vaksin tersebut termasuk yang buatan AstraZeneca, Johnson & Johnson, Moderna, Pfizer/BioNTech, Sinopharm, dan Sinovac.

Sebelumnya, sumber di Gedung Putih mengatakan bahwa pembukaan kembali perbatasan darat akan dilakukan dalam dua tahap. Pertama untuk perjalanan non-esensial seperti mengunjungi keluarga atau wisata dan para pengunjungnya sudah divaksin lengkap.

Namun yang belum divaksin akan diperbolehkan masuk asalkan untuk perjalanan penting, sebagaimana berlaku selama satu setengah tahun terakhir. Sedangkan tahap kedua adalah mulai awal Januari 2022 seluruh pengunjung akan diwajibkan sudah divaksin penuh untuk memasuki AS via darat, apa pun keperluan perjalanannya.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN