Menu
Sign in
@ Contact
Search
CEO Tesla Elon Musk diwawancara setibanya di pertemuan Offshore Northern Seas 2022 (ONS) Stavanger, Norwegia pada 29 Agustus 2022. Pertemuan diadakan hingga 1 September 2022, menyajikan perkembangan terbaru di Norwegia dan internasional terkait sektor energi, minyak dan gas. (FOTO: Carina Johansen / NTB / AFP)

CEO Tesla Elon Musk diwawancara setibanya di pertemuan Offshore Northern Seas 2022 (ONS) Stavanger, Norwegia pada 29 Agustus 2022. Pertemuan diadakan hingga 1 September 2022, menyajikan perkembangan terbaru di Norwegia dan internasional terkait sektor energi, minyak dan gas. (FOTO: Carina Johansen / NTB / AFP)

Musk Memanggil Pelapor dalam Pertempuran Musk vs Twitter

Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:41 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

NEW YORK, investor.id – Elon Musk telah secara resmi memanggil pelapor Twitter untuk berbagi informasi tentang akun spam di jejaring sosial itu. Miliarder tersebut berjuang di pengadilan untuk mundur dari kesepakatan akuisisi besar-besaran.

Musk telah mencoba menarik diri dari perjanjian senilai US$ 44 miliar dengan mengatakan bahwa Twitter menyesatkannya tentang jumlah akun palsu atau bot. Ini memicu penolakan keras dan gugatan dari perusahaan media sosial asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

Bos Tesla itu berharap bahwa tuduhan yang dibuat oleh mantan kepala keamanan Twitter Peiter Zatko, tentang kesenjangan keamanan utama dan praktik bermasalah di perusahaan, akan memperkuat argumennya di persidangan.

Baca juga: Pelapor Tuduh Twitter Sembunyikan Kelemahan Perlindungan Daring

Menurut dokumen pengadilan yang dipublikasikan pada Senin (29/8), pengacara Musk menghadirkan Zatko pada panggilan pengadilan pada akhir pekan lalu. Pengadilan menuntut dia membagikan dokumen atau pesan apa pun mengenai dampak spam dan akun palsu pada aktivitas Twitter sejak Januari 2019.

Zatko juga diperintahkan untuk menjawab pertanyaan yang direkam pengacara Musk pada 9 September 2022.

Dilansir dari AFP, pengacara Musk mengatakan bahwa klien akan mematuhi panggilan pengadilan. Pihaknya menekankan, kehadiran pelapor tidak disengaja.

“Dia tidak membuat pengungkapan pelapornya ke badan pemerintah yang sesuai untuk menguntungkan Musk atau merugikan Twitter, melainkan untuk melindungi publik Amerika dan pemegang saham Twitter,” kata pengacara dalam sebuah pernyataan, Selasa (30/8).

Upaya Musk untuk mundur dari pembelian Twitter telah berjuang untuk mendapatkan momentum di pengadilan.

Baca juga: Elon Musk: Fokus Kemudi Otomatis Tesla Akhir Tahun Ini

Twitter memenangkan beberapa pertempuran awal dalam kasus ini. Sahamnya telah meningkat karena analis memperkirakan platform tersebut akan menang atas Musk.

Tetapi seorang hakim AS pekan lalu memerintahkan Twitter untuk menyerahkan lebih banyak data kepada Musk tentang masalah utama akun palsu. Miliarder itu berharap pengaduan pelapor Zatko dapat lebih mengubah keadaan.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com