Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Obama Targetkan Pemangkasan Defisit US$ 4 Triliun

Jumat, 15 April 2011 | 11:13 WIB
Antara

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, Rabu (13/4) waktu setempat, mengusulkan pemotongan belanja dan kenaikan pajak bagi orang kaya guna memangkas defisit anggaran US$ 4 triliun dalam waktu 12 tahun.

Obama juga menetapkan target pemangkasan defisit tahunan menjadi 2,5% dari produk domestik bruto (PDB) hingga 2015, dibandingkan proyeksi 10,9% dari PDB tahun ini. “Kita semua harus bersungguh-sungguh mengurangi defisit dan kembali ke jalan yang mana kita sanggup melunasi utang. Kita harus melakukannya sambil menjaga pemulihan ekonomi,” tutur dia.

Tahun fiskal ini defisit anggaran AS ditaksir mencapai US$ 1,4 triliun. Lima tahun ke depan Pemerintah AS memerkirakan defisit kumulatif mencapai US$ 3,8 miliar, sedangkan dalam satu dekade diprediksi mencapai US$ 7,2 triliun. Dengan proposal itu, Obama menargetkan pemangkasan defisit US$ 1,1 triliun dalam 10 tahun ke depan.

Obama juga mengatakan, pemerintah akan mencabut kebijakan pemotongan pajak bagi orang-orang kaya, yang akan berakhir pada 2012. “Saya menolak untuk memperbaruinya lagi,” tandas dia.

Selain itu, Obama menetapkan tenggat waktu akhir Juni 2011 bagi dua kubu, Republik dan Demokrat, untuk menyepakati usulan pemangkasan defisit tersebut. Pembahasan awal akan dimulai pada awal Mei 2011. Pembahasan ini kemungkinan paralel dengan usulan menaikkan plafon kredit US$ 14,29 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Timothy Geithner sebelumnya mengungkapkan, plafon itu akan tersentuh pada 16 Mei 2011. Kalau tidak ditambah, pemerintah akan kehabisan uang untuk membayar berbagai keperluan. Namun, Pemerintah AS masih bisa mengambil Obama Targetkan Pemangkasan Defisit US$ 4 Triliun langkah-langkah darurat supaya tidak terjadi default pada 8 Juli 2011.

Moody’s Investors Service menilai rencana Obama itu positif untuk meningkatkan kualitas utang AS. “Tampaknya kedua kubu sekarang (setuju) untuk mengurangi utang dan memangkas defisit. Ini adalah titik balik bagi perdebatan (di Kongres). Ini sebuah langkah positif, tapi tetap harus dilihat hasilnya nanti,” ujar Steven Hess, senior credit officer Moody’s. (bloomberg/rtr/sn)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN