Menu
Sign in
@ Contact
Search
Logo Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC). ( Foto: AFP/File )

Logo Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC). ( Foto: AFP/File )

OPEC+ Setuju Naikkan Produksi Hanya 100 Bph

Kamis, 4 Agustus 2022 | 14:39 WIB
Iwan Subarkah (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WINA, investor.id – Kartel minyak OPEC+ pada Rabu (3/8) setuju menaikkan produksi hanya 100.000 barel per hari (bph). Keputusan ini menurut kalangan analis bakal mengecewakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang belum lama ini secara personal meminta kepada Arab Saudi untuk melonjakkan produksi guna meredam kenaikan harga energi.

Namun kartel yang dipimpin Saudi dan Rusia itu memutuskan menaikkan produksi 100.000 bph untuk September 2022. Jauh lebih rendah dari penaikan sebelum-sebelumnya.

Menyusul pengumuman OPEC+ itu, harga minyak mentah dunia fluktuatif cukup tajam. Naik dulu lalu turun lebih dari satu persen pada sesi perdagangan siang. Harga minyak mentah Brent turun di bawah US$ 100 per barel.

Baca Juga: Minyak Meredup Dibebani Laporan EIA Serta Keputusan OPEC+

“Ini adalah kenaikan terkecil dalam sejarah OPEC+ dan tidak membantu sama sekali untuk mengatasi krisis energi global. Pemerintahan Biden tidak akan senang dan bisa mementahkan hubungan AS-Saudi yang baru saja meningkat,” ujar Edward Moya, analis OANDA, kepada AFP.

Ia memperkirakan harga minyak mentah dunia bertahan di kisaran US$ 100 per barel. Harga energi dunia melonjak menyusul invasi Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari 2022.

Biden mendatangi langsung Saudi pada Juli 2022. Ia berusaha meyakinkan Saudi untuk membuka keran produksinya lebih lebar untuk menstabilkan pasar dan berdampak ke dalam perang melawan inflasi.

Baca Juga: OPEC+ Perlu Tambah Produksi untuk Dinginkan Pasar, Kata Kazakhstan

Usa bertemu putra mahkota Saudi Pangeran Mohammad bin Salman, Biden mengatakan berusaha sekuat tenaga agar pasokan minyak meningkat.

“Kenaikan produksi 100.000 mah sedikit sekali. Pemerintahan Biden bakalan kecewa, karena berarti lawatannya ke Arab Saudi hampir sia-sia,” ujar Han Tan, kepala analis pasar Exinity.

OPEC+ setuju menaikkan lagi kuota produksinya tahun lalu, setelah permintaan bangkit lagi pasca-ambruk akibat pandemi Covid-19. OPEC+ mulai menambah sekitar 400.000 bph ke pasar tahun lalu. Bahkan pada Juli dan Agustus 2022 meningkatkannya sekitar 650.000.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com