Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen. ( Foto: JUSTIN TALLIS / POOL / AFP )

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen. ( Foto: JUSTIN TALLIS / POOL / AFP )

Pagu Utang AS Dapat Terlewati pada 1 Agustus

Senin, 26 Juli 2021 | 05:55 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu) AS Janet Yellen akhir pekan lalu mengingatkan bahwa pagu utang pemerintah dapat terlewati pada 1 Agustus 2021. Sampai Kongres menyetujui agar pagu tersebut dinaikkan, kata dia, pemerintah sekarang berusaha keras mengambil langkah-langkah luar biasa supaya tidak terjadi gagal bayar.

Kongres AS menangguhkan pagu utang pada 2019. Tapi, pengecualian itu akan berakhir dalam waktu dua pekan lagi. Yellen mengingatkan konsekuensi-konsekuensi buruknya jika Kongres tidak bertindak.

“Jika Kongres tidak bertindak untuk menangguhkan (lagi) atau menaikkan pagu utang pada Senin, 2 Agustus 2021, Depkeu harus mulai mengambil langkah-langkah luar biasa tambahan untuk menghindarkan AS dari gagal bayar kewajiban-kewajibannya,” tutur Yellen, dalam surat kepada para pemimpin Demokrat dan Republik di Kongres, seperti dilansir AFP.

Utang nasional AS melonjak selama pandemi Covid-19. Karena Kongres menyetujui tiga anggaran belanja besar-besaran untuk mengurangi dampak pandemi tersebut terhadap perekonomian.

Badan Anggaran Kongres (CBO) menyebutkan bahwa utang nasional pada akhir Juni 2021 mencapai US$ 28,5 triliun. Sedangkan defisit anggaran tahun ini akan mencapai US$ 3 triliun atau rekor kedua dari rekor teratas yang tercipta pada 2020.

Yellen menekankan bahwa penaikan pagu utang tidak serta-merta akan menaikkan belanja. Tapi memungkinkan Depkeu untuk mendanai langkah-langkah kebijakan yang sudah disetujui oleh Kongres.

“Level utang saat ini mencerminkan efek kumulatif dari seluruh keputusan belanja dan pajak sebelumnya dan sudah disetujui oleh pemerintah maupun Kongres. Jika sampai terjadi gagal bayar kewajiban-kewajiban, dampaknya akan sangat merugikan ekonomi AS dan kehidupan seluruh rakyat Amerika,” tutur Yellen.

Ia mengatakan bahwa Depkeu akan menghentikan penjualan obligasi seri pemerintah lokal dan negara bagian pada 30 Juli 2021 hingga pagu utang dinaikkan.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN