Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pasukan keamanan Irak berpatroli di sekitar Katedral Saint Joseph selama persiapan kunjungan Paus di ibu kota Irak Baghdad pada 3 Maret 2021. ( Foto: Sabah Arar / AFP )

Pasukan keamanan Irak berpatroli di sekitar Katedral Saint Joseph selama persiapan kunjungan Paus di ibu kota Irak Baghdad pada 3 Maret 2021. ( Foto: Sabah Arar / AFP )

Pangkalan Koalisi di Irak Digempur Roket

Kamis, 4 Maret 2021 | 07:00 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

BAGDAD, investor.id - Setidaknya 10 roket menghantam pangkalan militer di Irak barat yang menampung pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS), Rabu (3/3). Sumber keamanan mengatakan, serangan menyebabkan satu kontraktor sipil tewas.

Serangan terhadap pangkalan Ain al-Assad yang luas di gurun barat Irak terjadi setelah beberapa minggu peningkatan ketegangan Pemerintah AS-Iran di tanah Irak.

Itu juga terjadi hanya dua hari sebelum kunjungan pertama Paus ke negara itu oleh Paus Fransiskus, yang mengatakan dirinya akan tetap melakukan kunjungan agar tidak mengecewakan rakyat Irak.

Ain al-Assad menjadi markas bagi pasukan Irak dan pasukan koalisi pimpinan AS yang membantu memerangi kelompok Islam (IS), serta bertanggung jawab atas drone tanpa awak yang digunakan koalisi untuk mengawasi sel-sel jihadis.

Juru bicara koalisi Kolonel Wayne Marotto mengkonfirmasi 10 roket menghantam pangkalan pada pukul 7:20 pagi waktu setempat. Sementara itu, pasukan keamanan Irak mengatakan pihaknya telah menemukan platform tempat yang dihantam 10 roket tipe Grad di pangkalan Ain al-Assad.

Sumber keamanan Barat mengatakan kepada AFP, roket itu adalah model Arash buatan Iran, yang merupakan roket artileri 122mm dan lebih berat dari yang terlihat dalam serangan serupa.

"Seorang kontraktor sipil meninggal karena serangan jantung selama serangan itu," kata sumber keamanan tingkat tinggi kepada AFP, Rabu (3/3).

Ia menambahkan, dirinya tidak dapat memastikan kewarganegaraan kontraktor tersebut. Kematian itu menandai korban jiwa ketiga akibat serangan roket dalam beberapa pekan terakhir, setelah roket menargetkan pasukan pimpinan AS di ibukota wilayah Kurdi, Arbil, menewaskan dua orang.

Beberapa hari kemudian, lebih banyak roket menghantam perusahaan kontraktor militer AS yang bekerja di utara ibu kota dan kedutaan besar AS di Baghdad, tetapi hanya korban luka yang dilaporkan.

Sebagai tanggapan, AS melakukan serangan udara pada 26 Februari terhadap Kataeb Hezbollah, seorang pasukan paramiliter Irak yang didukung Iran. ditempatkan di sepanjang perbatasan Irak-Suriah.

Pemerintah AS mengatakan serangan itu terjadi di sisi perbatasan Suriah, tetapi Kataeb mengklaim salah satu anggotanya tewas dalam pemboman itu telah melindungi wilayah Irak.

Kalangan pengamat berpendapat bahwa alasan domestik maupun alasan internasional sebagai penyebab naiknya ketegangan di sana.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN