Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell. ( Foto: Win McNamee/Getty Images/AFP )

Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell. ( Foto: Win McNamee/Getty Images/AFP )

Para Pejabat The Fed Memiliki Obligasi yang Dibeli The Fed Selama Pandemi

Senin, 20 September 2021 | 06:19 WIB
Iwan Subarkah (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – The Federal Reserve (The Fed) atau bank sentral Amerika Serikat (AS) sedang dalam kecaman setelah diketahui bahwa para pejabatnya memiliki dan mempertransaksikan obligasi. Laporan mendalam yang dilakukan CNBC terhadap laporan keuangan para pejabat itu mengungkapkan bahwa tiga di antaranya tahun lalu memegang aset yang sama dengan yang dibeli oleh The Fed. Di antara tiga pejabat itu, termasuk Gubernur The Fed Jerome Powell.

Tidak satu pun dari kepemilikan atau transaksi itu melanggar kode etik The Fed. Tapi menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang konflik kepentingan maupun pengawasan oleh The Fed.

CNBC dalam laporannya akhir pekan lalu mengungkapkan bahwa Powell memiliki obligasi pemerintah daerah senilai US$ 1,25 juta – US$ 2,5 juta. Itu hanya sebagian kecil dari total aset yang dilaporkannya.

Obligasi-obligasi itu dibeli sebelum 2019, tapi tetap dipegang pada saat The Fed tahun lalu membeli obligasi yang sama senilai lebih dari US$ 5 miliar. Termasuk satu dari negara bagian Illinois yang dibeli oleh lembaga pengelola dana keluarganya pada 2016.

Lalu Presiden The Fed Boston Eric Rosengren memegang REIT yang memiliki sekuritas berbasis hipotek atau MBS senilai US$ 151.000 – US$ 800.000. Ia melakukan 37 transaksi terpisah di empat REIT pada saat The Fed membeli MBS hampir sebesar US$ 700 miliar.

Kemudian Presiden The Fed Richmond Thomas Barkin memegang obligasi korporasi senilai US$ 1,35 juta – US$ 3 juta yang dibeli sebelum 2020. Obligasi itu termasuk yang diterbitkan oleh Pepsi, Home Depot, dan Eli Lilly. The Fed tahun lalu membuka fasilitas pembelian obligasi korporasi dan membelinya senilai US$ 46,5 miliar.

Di antara pertanyaan yang mengemuka adalah apakah The Fed harus melarang para pejabatnya memiliki, membeli, dan menjual aset yang sama dengan yang dibeli The Fed tahun lalu. Ketika The Fed secara besar-besaran memperluas jenis aset yang dibelinya sebagai bagian dari respons terhadap pandemi Covid-19.

Sementara kode etik The Fed menyatakan bahwa para pejabat harus berhati-hati untuk tidak melakukan transaksi atau tindakan lain yang dapat menimbulkan konflik antara kepentingan pribadi, kepentingan sistem, dan kepentingan publik.

Seorang juru bicara The Fed mengatakan kepada CNBC bahwa Powell pada Kamis pekan lalu memerintahkan pengkajian ulang terhadap aturan kode etik The Fed terkait kepemilikan dan aktivitas-aktivitas finansial yang diizinkan oleh para pejabat seniornya.

Ia menambahkan bahwa Powell tidak memiliki kontrol atas pembelian obligasi daerah oleh bank sentral tapi obligasi-obligasi itu dikelola dalam rekening bersama yang mana ia memiliki kontrol atasnya. Powell memutuskan untuk tidak mentransaksikan obligasi daerah pada 2019.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN