Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
The Fed. Foto: wikipedia

The Fed. Foto: wikipedia

Pejabat The Fed Terpecah Terkait Suku Bunga Acuan

Kamis, 22 Agustus 2019 | 08:16 WIB

WASHINGTON, investor.id - Pejabat-pejabat Federal Reserve AS (The Fed) terpecah atas apakah akan menurunkan suku bunga acuan ketika mereka menggelar pertemuan pada Juli, menurut risalah pertemuan kebijakan moneter terakhir The Fed.

"Beberapa peserta mengindikasikan bahwa mereka akan lebih suka pemotongan 50 basis poin dalam suku bunga dana federal pada pertemuan ini daripada pengurangan 25 basis poin," kata risalah pertemuan kebijakan 30-31 Juli yang dirilis pada Rabu (21/8/2019).

"Mereka lebih menyukai tindakan yang lebih kuat untuk mengatasi tingkat inflasi yang sangat rendah selama beberapa tahun terakhir," kata risalah.

Sementara itu, "beberapa peserta" mendukung membiarkan suku bunga tidak berubah pada pertemuan bulan lalu, menilai bahwa ekonomi riil "terus berada di tempat yang baik", risalah menunjukkan.

Pejabat Fed secara keseluruhan bulan lalu memilih untuk memangkas target suku bunga dana federal (Fed Fund Rate) sebesar 25 basis poin ke kisaran 2,00% hingga 2,25%, penurunan suku bunga pertama sejak krisis keuangan global 2008.

"Sebagian besar peserta memandang usulan pelonggaran kebijakan seperempat poin pada pertemuan ini sebagai bagian dari penyesuaian ulang sikap kebijakan, atau penyesuaian pertengahan siklus, sebagai tanggapan terhadap evolusi prospek ekonomi selama beberapa bulan terakhir," kata risalah, yang mengindikasikan bahwa langkah itu tidak boleh dilihat sebagai bagian dari "arah yang telah ditentukan" untuk pemotongan di masa depan.

"Peserta umumnya menyukai pendekatan di mana kebijakan akan dipandu oleh informasi yang masuk dan implikasinya terhadap prospek ekonomi dan menghindari kesan mengikuti arah yang telah ditentukan," kata risalah.

Pada konferensi pers setelah pertemuan bulan lalu, Ketua Fed Jerome Powell telah menekankan bahwa penurunan suku bunga adalah "bukan awal dari serangkaian panjang penurunan suku bunga." (gr)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN