Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Rusia Vladimir Putin. ( Foto: Alexey Nikolsky / Sputnik / AFP )

Presiden Rusia Vladimir Putin. ( Foto: Alexey Nikolsky / Sputnik / AFP )

Pekan Depan, Putin Perintahkan Vaksinasi Massal

Kamis, 3 Desember 2020 | 07:34 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

MOSKOW, investor.id – Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (2/12) memerintahkan otoritas kesehatan untuk mulai melakukan vaksinasi massal Covid-19 pekan depan. Rusia sudah memproduksi hampir dua juta dosis vaksin Sputnik V.

Pengumuman Rusia itu keluar pada hari yang sama Inggris menyetujui vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech. Perusahaan menyatakan berencana mulai mendistribusikannya pekan depan.

Pekan lalu, Rusia mengumumkan bahwa hasil tes sementara vaksin Sputnik V menunjukkan efektivitas 95% dalam mencegah infeksi virus Covid-19. Tingkat kemanjuran itu lebih tinggi dibandingkan kandidat-kandidat vaksin yang lain.

Sputnik V masih dalam uji klinis tahap tiga dan final. Yang mana pengujiannya dilaporkan melibatkan sekitar 40.000 relawan.

“Saya meminta Anda untuk mengorganisasikan sehingga akhir pekan depan kita sudah dapat memulai vaksinasi skala besar ini,” ujar Putin, dalam konferensi video bersama Deputi Perdana Menteri Tatiana Golikova dan kepala gugus tugas Covid-19 di Rusia.

Putin juga menekankan bahwa para guru dan tenaga medis yang akan menjadi penerima pertama vaksinasi tersebut. “Lebih dari dua juta dosis sudah diproduksi atau akan sudah diproduksi dalam beberapa hari ke depan,” tambah Putin.

Vaksin Sputnik V menggunakan dua vektor adenovirus manusia yang berbeda. Pemberiannya akan diberikan dalam dua dosis dengan selang waktu antarpemberian dosis adalah 21 hari.

Pemerintah Rusia akan memberikan vaksinasi Covid-19 ini secara gratis kepada seluruh warga Rusia. Dan penyuntikannya juga akan bersifat sukarela.

Pekan lalu Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa kampanye vaksinasi massal akan digulirkan di kalangan angkatan bersenjata. Targetnya adalah vaksinasi terhadap 400.000 personel. Sekitar 80.000 di antaranya sudah akan divaksin pada akhir tahun ini.

Rusia sampai sekarang memiliki jumlah kasus Covid-19 tertinggi keempat di dunia. Totalnya mencapai 2,3 juta kasus dengan jumlah kematian 41.000 orang.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN