Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi vaksin virus corona Covid-19. ( Foto:  AFP/File )

Ilustrasi vaksin virus corona Covid-19. ( Foto: AFP/File )

Perbandingan Kandidat Vaksin Covid-19

Rabu, 18 November 2020 | 07:13 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

LONDON, investor.id — Perlombaan untuk menghasilkan vaksin virus corona Covid-19 terus dilakukan perusahaan-perusahaan farmasi dan pusat-pusat riset di seluruh dunia. Sementara pandemi ini telah merenggut lebih dari 1,3 juta jiwa di seluruh dunia.

Sejauh ini, dalam selang beberapa hari, keluar dua pengumuman tentang dua kandidat vaksin yang terbukti sangat efektif menangkal infeksi virus tersebut.

Masih banyak tantangan berat sebelum kandidat-kandidat vaksin itu bisa digunakan. Sementara perlombaan negara-negara untuk mengamankan pasokan vaksin itu juga memicu masalah akses yang adil. Belum lagi masalah logistik pengiriman, penyimpanan, dan juga harga.

Berikut ini perbandingan kandidat-kandidat vaksin Covid-19, seperti dilaporkan CNBC pada Selasa (17/11):

Botol vaksin Covid-19 dengan dan jarum suntik, dengan latar belakang logo perusahaan bioteknologi Amerika Serikat (AS) Moderna pada 18 November 2020. ( Foto: JOEL SAGET / AFP )
Botol vaksin Covid-19 dengan dan jarum suntik, dengan latar belakang logo perusahaan bioteknologi Amerika Serikat (AS) Moderna pada 18 November 2020. ( Foto: JOEL SAGET / AFP )

Moderna

- Pada Senin (16/11) mengumumkan hasil uji klinis tahap tiga vaksinnya efektif lebih dari 94% dalam mencegah infeksi . Dengan dua kali injeksi dalam selang waktu empat pekan.

- Vaksinnya stabil pada suhhu 36-46 derajat Fahrenheit (suhu standar rumah atau pendingin medis) selama 30 hari. Vaksin itu dapat disimpan hingga enam bulan pada suhu negatif 4 derajat Fahrenheit.

- Pada Agustus 2020, Moderna mengenakan harga US 32 dan US$ 37 per dosis untuk beberapa konsumen. Waktu itu, Moderna masih membahas perjanjian pembelian volume besar pada harga lebih rendah.

- Menargetkan 20 juta dosis vaksin siapa dikirimkan di AS pada akhir tahun ini. Optimistis dapat memproduksi 500 juta hingga satu miliar dosis vaksin secara global pada 2021.

- Berkomitmen memasok 100 juta dosis vaksin ke AS. Kanada memesan 56 juta dosis, Inggris membeli 50 juta dosis, dan Swiss memesan 4,5 juta dosis. Menurut data dari Global Health Innovation Centre dari Universitas Duke.

Pfizer-BioNTech

- Pekan lalu, Pfizer dan BioNTech pekan lalu mengumumkan hasil uji kandidat vaksinnya efektif lebih dari 90%. Dengan dua kali injeksi dalam selang waktu 21 hari.

- Harus disimpan dalam suhu minus 94 derajat Fahrenheit serta membutuhkan alat penyimpanan serta transportasi khusus. Sehingga dapat sulit untuk didistribusikan ke sebagian negara. Vaksinnya dapat disimpan di lemari pendingin biasa selama lima hari.

- Kedua perusahaan menyatakan harganya US$ 20 per dosis vaksin. Jauh lebih murah dari vaksin Moderna.

- Pfizer dan BioNTech menargetkan pengiriman 7,6 juta dosis per hari ke bandara-bandara terdekat dari fasilitas distribusi di Kalamazoo, Michigan, dan Puurs, Belgia.

- Uni Eropa (UE) memesan 300 juta dosis vaksin. Jepang membeli 120 juta dosis, dan AS membeli 100 juta dosis vaksin. Sedangkan Inggris, Kanada, Australia, dan Cile masing-masing memesan setidaknya 10 juta dosis.

Foto dokumentasi yang diambil pada 31 Oktober 2020 memperlihatkan, botol-botol vaksin bertuliskan Covid-19/vaksin virus Corona dan jarum suntik medis diletakkan di depan logo  Pfizer. ( Foto Ilustrasi: REUTERS /  DADO RUVIC )
Foto dokumentasi yang diambil pada 31 Oktober 2020 memperlihatkan, botol-botol vaksin bertuliskan Covid-19/vaksin virus Corona dan jarum suntik medis diletakkan di depan logo Pfizer. ( Foto Ilustrasi: REUTERS / DADO RUVIC )

AstraZeneca-Oxford

- Data hasil uji klinis tahap tiga kandidat vaksin AstraZeneca dan mitranya Universitas Oxford Inggris diperkirakan keluar sebelum akhir tahun ini.

- Kandidat vaksinnya disimpan dalam kondisi beku dalam kontainer-kontainer besar. Akan menambahkan komposisi final supaya dapat disimpan di suhu pendingin biasa.

- Vaksin yang membutuhkan dua dosis sekali pengobatan ini akan dijual US$ 3 sampai US$ 4.

- AS dan India membeli 500 juta dosis vaksin. UE membeli 400 juta dosis, dan fasilitas Covax memesan 300 juta dosis. Inggris, Jepang, Indonesia, Brasil, dan Amerika Latin termasuk Brasil memesan masing-masing setidaknya 100 juta dosis vaksin.

Johnson & Johnson

- Johnson and Johnson menyatakan vaksinnya hanya membutuhkan satu dosis sekali suntikan.

- Harus disimpan di pendingin dan harganya sekitar US$ 10 per dosis vaksin.

- UE memesan 200 juta dosis vaksin. AS membeli 100 juta dosis, Kanada membeli 38 juta dosis, dan Inggris memesan 30 juta dosis vaksin.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN