Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto yang diambil pada 17 November 2020, menunjukkan botol bertuliskan Vaccine Covid-19 (Vaksin Covid-19). ( Foto: JOEL SAGET / AFP )

Foto yang diambil pada 17 November 2020, menunjukkan botol bertuliskan Vaccine Covid-19 (Vaksin Covid-19). ( Foto: JOEL SAGET / AFP )

Perkembangan Perlombaan Vaksin Covid-19

Selasa, 24 November 2020 | 07:17 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

PARIS, investor.id – Puluhan perusahaan dari yang bergerak di sektor bioteknologi rintisan hingga raksasa farmasi terus berlomba menemukan vaksin virus corona Covid-19.

Hasil-hasil positif dari hasil uji klinis tahap final yang sudah diumumkan beberapa kandidat vaksin Covid-19 telah membentangkan harapan untuk mengakhiri pandemi yang telah merenggut hampir 1,4 juta jiwa di seluruh dunia ini.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mengidentifikasi bahwa hingga pertengahan November 2020 ada 48 kandidat vaksin yang berada di uji klinis tahap final terhadap manusia. Jumlah kandidat vaksin itu naik dari 11 pada pertengahan Juni 2020.

Sebelas di antaranya berada di uji klinis tahap tiga. Yang mana keefektifan vaksin diuji terhadap relawan dalam skala besar. Bisa puluhan ribu di sejumlah benua.

Vaksin yang dikembangkan oleh University of Oxford dan AstraZeneca pada Senin (23/11) diumumkan memiliki tingkat kemanjuran 70% dari hasil uji klinis tahap tiga terhadap 23.000 relawan.

Kedua pihak menyatakan bahwa efektivitasnya mencapai 62% terhadap relawan yang diberi dua dosis penuh. Tapi bisa naik menjadi 90% terhadap relawan yang diberi setengah dosis di awal lalu dosis penuh.

AstraZeneca menyatakan vaksinnya dapat disimpan, ditransportasikan, dan ditangani dalam kondisi dingin normal selama setidaknya enam bulan. Perusahaan menargetkan tiga miliar dosis pada 2021, jika berhasil melewati persetujuan-persetujuan regulasi.

Sebelumnya, kolaborasi Amerika Serikat (AS) dan Jerman lewat Pfizer dan BioNTech menunjukkan kandidat vaksin Covid-19-nya efektif 90% dalam mencegah gejala Covid-19 dan tidak menunjukkan efek samping terhadap ribuan relawannya. Kedua perusahaan dan lembaga kemudian mengumumkan hasil akhir uji klinis itu mencapai efektivitas 95%.

“Kemanjurannya konsisten di antara kelompok usia, gender, ras, dan etnis,” kata Pfizer dan BioNTech, seperti dikutip AFP.

Juga di bulan ini, perusahaan bioteknologi AS Moderna mengumumkan kandidat vaksin Covid-19-nya efektif hampir 95%. Moderna berencana mengajukan persetujuan penggunaan darurat di AS dan seluruh dunia dalam beberapa pekan ke depan.

Moderna menyatakan 20 juta dosis siap dikirimkan di AS pada akhir tahun ini. Pihaknya menargetkan produksi 500 juta hingga satu miliar dosis pada 2021.

Selain itu, beberapa laboratorium milik negara di Tiongkok diyakini sudah memproduksi beberapa kandidat vaksin Covid-19 yang menjanjikan.

Adapun Rusia sudah mendaftarkan dua kandidat vaksin Covid-19, walaupun uji klinisnya belum rampung.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN