Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Derek-derek berada di kawasan konstruksi yang berada di dekat Balai Kota Berlin (kiri belakang), Menara Televisi (tengah belakang), dan sungai Spree di pusat kota Berlin, Jerman, pada 4 Desember 2020. ( Foto: Tobias Schwarz / AFP )

Derek-derek berada di kawasan konstruksi yang berada di dekat Balai Kota Berlin (kiri belakang), Menara Televisi (tengah belakang), dan sungai Spree di pusat kota Berlin, Jerman, pada 4 Desember 2020. ( Foto: Tobias Schwarz / AFP )

Pesanan Industri Jerman Lampaui Level Pra-Pandemi

Sabtu, 5 Desember 2020 | 06:19 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

FRANKFURT AM MAIN, investor.id – Jumlah pesanan industri di Jerman dilaporkan melampaui perkiraan Oktober dan level pra-pandemi virus corona Covid-19 untuk kali pertama sejak virus menyebar.

Menurut data yang dirilis badan statistik federal Destatis, pada Jumat (4/12), jumlah kontrak baru tercatat 0,8% lebih tinggi dari level Februari 2020 atau sebelum virus melanda seluruh Eropa. Pada Oktober terjadi pertumbuhan month-on-month sebesar 2,9%

Pelacakan jumlah pesanan industri secara luas merupakan indikator kunci yang terkait aktivitas masa depan, terutama di sektor manufaktur sebagai penggerak ekonomi Jerman. Penguatan yang terjadi pada Oktober tercatat hampir tiga kali lebih cepat dari revisi kenaikan bulanan pada September sebesar 1,1%. Angka in juga melewati ekspektasi kenaikan 1,3% dari para analis yang disurvei oleh FactSet.

Menurut Kementerian Perekonomian Jerman, dalam beberapa bulan terakhir permintaan barang industri terus mengalami peningkatan, baik dari Jerman maupun luar negeri.

“Ini adalah kabar baik. Karena pesanan asing, khususnya telah meningkat,” ujar ekonom BBLRJ Jens-Oliver Niklasch.

Sebagai informasi, tingkan pemesanan dari dalam Jerman mengalami kenaikan 2,4% selama satu bulan, dibandingkan 0,5% di zona euro dan 4,8% di seluruh dunia. Industri otomotif – sebagai penggerak ekonomi Jerman – pun dilaporkan memperlihakan penambahan pesanan 1,0%, mencapai level 6,0% di atas catatan Februari 2020.

“Keseluruhan pesanan juga mengungguli catatan Oktober 2019 sebesar 1,8%,” demikian menurut pernyataan kementerian, walau kinerja ekonomi setahun lalu berjalan lesu.

Ekonomi Jerman pada kuartal ketiga 2020 membukukan pertumbuhan 8,5% karena pencabutan aturan pembatasan, serta dibuka kembali toko-toko dan pabrik. Tetapi penurunan produksi ekonomi kemungkinan masih akan terjadi selama tiga bulan terakhir pada tahun ini.

“Kelemahan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi lebih atau kurangnya terkait dengan sektor jasa. Ini tidak mungkin berubah dalam waktu dekat,” kata Niklasch.

Bahkan, aturan pembatasan yang dimumkan Kanselir Angel Merkel pada November untuk mengekang gelombang Covid-19 kedua di Jerman berpotensi memukul permintaan industri. 


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN