Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor pusat Philip Morris International, pada 2 Oktober 2015. ( Foto: AFP )

Kantor pusat Philip Morris International, pada 2 Oktober 2015. ( Foto: AFP )

Philip Morris akan Hentikan Penjualan di Inggris

Selasa, 27 Juli 2021 | 06:40 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

LONDON, investor.id – Grup perusahaan tembakau Philip Morris International dilaporkan berencana menghentikan penjualan rokok di Inggris dalam 10 tahun mendatang. Langkah yang bakal mengakhiri merek rokok Marlboro itu diambil selang dua tahun setelah Pemerintah Inggris Raya menyatakan ingin memberhentikan merokok di Inggris pada 2030.

“Saya ingin mengizinkan perusahaan ini untuk berhenti merokok. Saya pikir di Inggris, maksimal sepuluh tahun dari sekarang, Anda dapat sepenuhnya menyelesaikan masalah merokok,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Philip Morris, Jacek Olczak dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Mail pada Minggu (25/7), yang dikutip CNBC.

Saat ditanya apakah itu berarti perusahaan akan berhenti menjual rokok tradisional di Inggris dalam jangka waktu tersebut, Olczak menjawab: “Tentu saja.”

Di sisi lain, kelompok-kelompok pegiat kampanye telah menyoroti bahwa Philip Morris International pernah mengeluarkan pernyataan serupa di masa lalu, dengan hanya sedikit melakuan perubahan.

Mereka juga berpendapat bahwa perusahaan raksasa tembakau – yang memiliki sejarah panjang menyangkal risiko kesehatan dari merokok – itu menyokong diri mereka sendiri sebagai bagian dari transisi menuju dunia bebas asap rokok, sambil terus menjual dan mempromosikan rokok secara global.

Sementara itu, mantan ceo Philip Morris International, André Calantzopoulos pada 2016 telah mengatakan bahwa dirinya berharap perusahaan akan berhenti menjual rokok sepenuhnya.

Namun saat dimintai konfirmasi lebih lanjut oleh CNBC pada Senin (26/7), soal rencana menghentikan penjualan rokok di Inggris, juru bicara perusahaan tidak memberikan tanggapan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menggambarkan epidemi tembakau sebagai salah satu ancaman kesehatan masyarakat terbesar yang pernah dihadapi dunia”. Badan kesehatan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini mengatakan merokok, termasuk rokok bekas, telah membunuh lebih dari 8 juta orang per tahun.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN