Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Polisi Selidiki Motif Penembakan

Gora Kunjana, Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:00 WIB

Sementara itu, pihak berwenang Rusia sedang menyelidiki motif yang mendorong remaja pria bersenjata tersebut menembaki rekan-rekan mahasiswa di sebuah perguruan tinggi teknik Crimea. Pembantaian ini menewaskan sedikitnya 20 orang dan mengakibatkan korban lain cacat karena cedera yang sangat parah.

Namun, mantan kekasih pelaku mengungkapkan kepada media negara Rusia, bahwa Roslyakov sempat berbicara kepadanya tentang aksi pembalasan dendam atas penindasan yang terjadi di sekolah.

Insiden pembunuhan yang terjadi di sebuah perguruan tinggi di kota Kerch, yang dipadati remaja, membuat negara terkejut. Pasalnya Negeri Beruang Merah ini telah menyaksikan serangan-serangan yang dilancarkan oleh kelompok militan Islamis dan separatis, termasuk peristiwa kereta api pengeboman metro, pada tahun lalu. Namun, kasus penembakan massal di sekolah jarang terjadi.

Pemimpin Krimea Sergei Aksyonov mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki apa yang mendorong Roslyakov melepaskan tembakan dan memicu peledak buatan sendiri, yang dikatakan para petugas melontarkan peluru ke banyak korban sehingga beberapa korban harus diamputasi kakinya.

 “Di atas kertas, dia memiliki karakter yang ideal. Kami benar-benar tidak mengerti,” tutur Aksyonov kepada wartawan di Kerch, di semenanjung yang dianeksasi Moskow. (afp/pya)

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/perlu-rincian-seksama/181745

BAGIKAN