Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell. ( Foto: Win McNamee/Getty Images/AFP )

Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell. ( Foto: Win McNamee/Getty Images/AFP )

Powell-Mnuchin Pimpin Rapat G-7 Bahas Respon Ekonomi terhadap Coronavirus

Gora Kunjana, Selasa, 3 Maret 2020 | 16:01 WIB

NEW YORK, investor.id - Para menteri keuangan global dan gubernur bank sentral akan mengadakan konferensi jarak jauh (teleconference) pada hari Selasa untuk mengoordinasikan respon keuangan dan ekonomi terhadap wabah virus korona.

Rapat teleconference akan dipimpin oleh Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Ketua Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell pada hari Selasa pukul 7 pagi waktu setempat. Perwakilan dari Kelompok Tujuh negara industri akan menghadiri rapat jarak jauh tersebut.

Rapat tersebut bakal menelurkan "seruan koordinasi" untuk memutuskan respon atau kebijakan finansial dan ekonomi semacam apa terhadap virus korona, menurut sebuah sumber.

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin. ( Foto: Fabrice COFFRINI / AFP )
Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin. ( Foto: Fabrice COFFRINI / AFP )

Saham-saham menguat tajam pada hari Senin di tengah harapan bahwa bank sentral global akan segera mengambil tindakan untuk mengimbangi dampak dari virus korona yang mematikan, yang telah menyebar ke AS.

Dow Jones Industrial Average membukukan kenaikan terbesar sejak Maret 2009, melonjak 5,1%. Demikian pula yield Treasury 10-tahun naik mencapai rekor 1,03%. Nasdaq juga naik 4,49%, dan S&P naik 4,6%.

Harga minyak mentah pun melonjak, dengan WTI naik lebih besar dari 6% pada US$ 47,44 per barel. Yang sebelumnya turun 16% minggu lalu dan turun sekitar 27% secara tahunan hingga saat penutupan minggu lalu.

Sumber : CNBC

BAGIKAN