Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner menyambut Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde (kiri) sebelum pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari negara anggota G7 pada 19 Mei 2022 di Petersberg, Jerman Barat. (FOTO: INA FASSBENDER / AFP)

Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner menyambut Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde (kiri) sebelum pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari negara anggota G7 pada 19 Mei 2022 di Petersberg, Jerman Barat. (FOTO: INA FASSBENDER / AFP)

Presiden ECB Lagarde: Cryptocurrency Tidak Ada Artinya

Senin, 23 Mei 2022 | 19:35 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

FRANKFURT, investor.id – Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde berpikir bahwa aset kripto (cryptocurrency) tidak bernilai sepeser pun dan tidak ada artinya.

“Penilaian saya yang sangat rendah hati adalah bahwa itu tidak ada artinya,” kata Lagarde tentang kripto dalam sebuah wawancara dengan acara bincang-bincang Belanda “College Tour” yang ditayangkan pada Senin (23/5).

“Itu tidak didasarkan pada apa pun. Tidak ada aset yang mendasari untuk bertindak sebagai jangkar keamanan,” tambahnya.

Lagarde meminta regulator global agar menerapkan aturan untuk melindungi investor yang tidak berpengalaman yang membuat taruhan besar pada aset digital. Aset kripto telah jatuh di seluruh papan tahun ini, dengan bitcoin sebagai kripto terbesar di dunia menghapus lebih dari setengah valuasinya sejak tertinggi sepanjang masa pada November 2021.

“Saya prihatin dengan orang-orang yang berpikir itu akan menjadi hadiah, yang tidak memahami risikonya, siapa yang akan kehilangan semuanya, dan siapa yang akan sangat kecewa. Itulah sebabnya saya percaya itu harus diatur,” kata Lagarde.

Salah satu penonton acara mengatakan bahwa dirinya kehilangan 7.000 euro (US$ 7.469) setelah membeli token cardano. “Itu menyakitkan,” ujar Lagarde sebagai tanggapan.

Skeptisisme mantan kepala Dana Moneter Internasional (IMF) itu terhadap aset kripto bukanlah hal baru. Dia sebelumnya menyuarakan keprihatinan tentang dampak lingkungan dari mata uang digital, serta potensi penggunaannya dalam pencucian uang dan penghindaran sanksi.

Komentar terbarunya disampaikan di tengah pengawasan ketat terhadap pasar aset kripto. Regulator bereaksi terhadap dampak dari runtuhnya terraUSD, yang disebut stablecoin kontroversial yang dimaksudkan untuk selalu bernilai US$ 1.

Beberapa bank sentral sedang mengerjakan alternatif virtual mereka sendiri untuk uang tunai, sebagai tanggapan terhadap pertumbuhan mata uang digital yang cepat dan ECB menjadi salah satunya. Euro digital akan sangat berbeda dari aset kripto swasta, kata Lagarde.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

BAGIKAN