Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi)  Foto: BPMI Setpres

Presiden Joko Widodo (Jokowi) Foto: BPMI Setpres

Presiden Jokowi: Kemitraan ASEAN-ROK Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat dan Dunia

Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:20 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

BOGOR, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis kemitraan erat  yang terjalin  antara negara-negara Asean  dan  Republik Korea (ROK) di bidang ekonomi hijau dan ekonomi digital akan meningkatkan kesejahteraan rakyat dan dunia.

Negara-negara Asean terdiri atas Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.

“Saya berpandangan kemitraan ini harus fokus pada ekonomi masa depan yaitu digital dan sustainable green economy. Potensi sektor ekonomi digital dan ekonomi hijau sangat besar,” kata  Presiden Jokowi  saat menghadiri KTT ke-22 ASEAN-Republik Korea secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (26/10/2021).

Presiden Jokowi menuturkan, potensi ekonomi digital Asean diperkirakan mencapai US$ 200 miliar pada tahun 2025 mendatang, sedangkan peluang ekonomi hijau kawasan Asia Tenggara mencapai US$ 1 milliar pada tahun 2030.

"Di sisi lain, proyek The Korean Deal yang meliputi digital dan green economy bernilai US$ 144 miliar hingga tahun 2025. Potensi pasar digital di Korea diperkirakan dapat mencapai US$ 236 miliar sampai dengan 2030 dan berkontribusi 13% pada PDB," tuturnya.

Presiden Jokowi juga mengajak para pemimpin Asean dan Republik Korea untuk fokus pada dukungan pembuatan kebijakan yang kondusif bagi pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi digital, pembentukan ekosistem yang baik, ekspansi investasi pada kedua industri ini, serta dukungan alih teknologi, riset dan pengembangan kedua sektor.

Ia berharap kemitraan Asean dan Republik Korea akan makin memperkuat kerja sama yang konkret di sejumlah bidang, mulai dari infrastuktur dan industri hijau; energi bersih, baru terbarukan dan efisiensi energi; mobil listrik; serta digitalisasi ekonomi termasuk UMKM dan layanan kesehatan.

Kerja sama ini, lanjutnya,  akan menunjukkan bahwa aksi dekarbonisasi dapat berjalan bersama dengan pembangunan ekonomi. Paradigma win-win bukan zero-sum.

“Kemitraan Asean  dan Republik Korea di  digital dan green economy bukan saja dapat mempercepat pemulihan ekonomi namun juga dapat menjaga keberlangsungan planet bumi kita bagi generasi penerus," ujar Presiden Jokowi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN