Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham asia. Foto: AFP

Ilustrasi bursa saham asia. Foto: AFP

Rabu Pagi, Indeks Saham Asia Dibuka Mix

Rabu, 23 September 2020 | 07:36 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Saham di Asia-Pasifik pada perdagangan Rabu pagi (23/9/2020) dibuka mix (beragam). Fokus pasar masih seputar perkembangan virus corona (Covid-19) dan mencermati pernyataan Gubernur Bank Sentral AS, Jerome Powell.

Kospi Korea Selatan naik 0,57% pada awal perdagangan, karena berusaha pulih dari penurunan Selasa lebih dari 2%.

S & P / ASX 200 di Australia melonjak 1,18%.

Saham di Jepang tertinggal, karena libur pada hari Senin dan Selasa. Indeks Nikkei 225 dibuka tergelincir 0,5%.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,24% lebih tinggi.

Pasar mencerna pernyataan Powell yang mengatakan bank sentral tetap berkomitmen untuk mendukung perekonomian melalui alatnya "selama yang dibutuhkan." Dia juga mencatat bahwa "banyak indikator ekonomi menunjukkan peningkatan yang nyata", meskipun jalan ke depan "terus menjadi sangat tidak pasti."

Perkembangan seputar pandemi virus korona juga dapat membebani sentimen investor. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada hari Selasa mengumumkan pembatasan baru yang kemungkinan akan berlangsung enam bulan. Itu terjadi setelah lonjakan kasus virus korona di negara itu.

Kasus di AS juga mulai meningkat setelah beberapa minggu penurunan, meskipun beberapa pakar kesehatan mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan apakah tren kenaikan akan berlanjut. Virus corona telah merenggut lebih dari 200.000 nyawa di negara itu.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya, terakhir di 93,967 menyusul kenaikannya awal pekan ini dari level di bawah 93,5.

Harga minyak lebih rendah pada pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent turun 0,14% pada $ 41,66 per barel. Minyak mentah berjangka AS merosot 0,28% menjadi $ 39,69 per barel.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN