Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele

Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele

Reli Wall Street Terhenti, Dow Turun 300 Poin

Kamis, 19 November 2020 | 05:50 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Reli saham AS di bursa Wall Street, yang berhasil mencetak rekor baru, akhirnya terhenti pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi). Dow Jones Industrial Average memimpin penurunan, anjlok 344,93 poin.

Pada sesi awal, Dow sempat naik 147 poin, namun akhirnya turun 1,2% menjadi 29.438,42. S&P 500 turun 1,2%, atau 41,74 poin, menjadi 3.567,79, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,8%, atau 97,74 poin, menjadi 11.801,60.

Pandemi yang memburuk menjadi kekhawatiran invesor akan diberlakukannya pembatasan baru. Saham berbalik turun tajam setelah Walikota Bill de Blasio mengumumkan sekolah umum Kota New York akan pindah ke pembelajaran jarak jauh untuk memadamkan semakin banyak kasus virus korona.

AS sedang bergulat dengan meningkatnya infeksi Covid-19 menjelang musim dingin. Negara ini mencatat sekitar 157.000 kasus virus korona baru per hari, pada Selasa, menurut analisis CNBC terhadap data Johns Hopkins. Itu rekor baru lainnya dan hampir 30% lebih tinggi dari tingkat infeksi seminggu lalu.

Beberapa saham yang diuntungkan dengan kebijakan tinggal di rumah melonjak setelah pengumuman penutupan itu. Perusahaan konferensi video Zoom Video menguat lebih dari 3%, sementara Peloton naik hampir 2%.

Sementara itu, saham perusahaan teknologi besar memimpin penurunan pasar yang lebih luas. Apple Microsoft, Alphabet, dan Facebook semuanya turun setidaknya 1%.

Penurunan dua hari pasar terjadi setelah Dow dan S&P 500 mencapai rekor tertinggi baru pada hari Senin menyusul berita vaksin yang menjanjikan. Investor optimitis setelah Pfizer merilis data akhir tentang kandidat vaksinnya dengan BioNTech, yang 95% efektif dalam mencegah Covid-19. Pfizer dan Biotech berencana untuk mengajukan permohonan izin penggunaan darurat "dalam beberapa hari."

“Pengumuman vaksin telah menghilangkan beberapa ketidakpastian jangka panjang, yang membuat investor berhati-hati,” kata Bill Callahan, ahli strategi investasi di Schroders.

Boeing yang merupakan anggota Dow melonjak sebanyak 4% pada satu titik karena Administrasi Penerbangan Federal mencabut larangan Boeing 737 Max setelah tidak diperbolehkan terbang selama 20 bulan menyusul dua kecelakaan mematikan. Namun, ditutup turun lebih dari 3%.

“Rotasi siklus / nilai terus berlanjut,” kata Adam Crisafulli, pendiri Vital Knowledge.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN