Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Trader bekerja di lantai New York Stock Exchange (NYSE) pada 25 Juli 2022 di New York City, AS. (FOTO: SPENCER PLATT / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Trader bekerja di lantai New York Stock Exchange (NYSE) pada 25 Juli 2022 di New York City, AS. (FOTO: SPENCER PLATT / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Saham AS Reli karena Data Jasa Membaik

Kamis, 4 Agustus 2022 | 08:10 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

NEW YORK, investor.id – Saham Wall Street ditutup menguat pada Rabu (Kamis pagi WIB), memantul setelah dua sesi turun menyusul data industri jasa Amerika Serikat (AS) yang lebih baik dari perkiraan dan sebagian besar pendapatan bagus.

Sebuah laporan dari Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan kekuatan yang mengejutkan di sektor jasa besar AS berkat lonjakan aktivitas bisnis dan pesanan baru, bahkan ketika beberapa perusahaan menyatakan kekhawatiran resesi.

Advertisement

Sebuah catatan dari Oxford Economics menggambarkan data ISM sebagai pendorong, tetapi menunjuk pada pertanyaan yang tersisa tentang arah ekonomi.

“Hari-hari terbaik pemulihan jelas terlihat di kaca spion, tetapi ini tidak berarti penurunan telah dimulai. Kami pikir fundamental cukup kuat untuk mencegah resesi tahun ini, meskipun jendela untuk mencapai pendaratan lunak semakin menyempit,” kata Oxford, Kamis (4/8).

Analis juga menunjukkan penurunan tajam harga minyak yang diperkirakan akan diterjemahkan ke dalam harga bensin yang lebih rendah, memberikan bantuan kepada konsumen.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 1,3% pada level 32.812,50.

S&P 500 berbasis luas naik 1,6% menjadi 4.155,17, sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi melonjak 2,6% menjadi 12.668,16.

Di antara masing-masing perusahaan, saham Starbucks naik 4,3% karena melaporkan rekor pendapatan kuartalan atas penjualan yang kuat di Amerika Utara yang mengimbangi hambatan dari pembatasan Covid-19 Tiongkok.

Moderna melonjak 16,0% karena produsen vaksin melaporkan hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan dan mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham baru senilai US$ 3 miliar.

Saham Advanced Micro Devices turun 1,2% meskipun mengalahkan ekspektasi analis. Analis menyatakan kekecewaan dengan proyeksi kuartal III-2022 perusahaan.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

BAGIKAN