Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa saham New York, AS. (FOTO: AFP)

Bursa saham New York, AS. (FOTO: AFP)

Saham AS Tertekan karena Data Tiongkok Lemah, Kekhawatiran Resesi

Selasa, 17 Mei 2022 | 07:43 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

NEW YORK, investor.id – Saham Wall Street sebagian besar berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), menyusul data ekonomi Tiongkok yang lemah. Kondisi ini menambah kekhawatiran resesi di tengah inflasi dan kenaikan suku bunga.

Penjualan ritel dan produksi pabrik Tiongkok merosot pada April 2022 ke level terendah dalam sekitar dua tahun, yang ditunjukkan oleh data resmi. Hasil ini mencerminkan jumlah korban dari pembatasan agresif negara itu karena gelombang baru Covid-19.

Chris Low dari FHN Financial juga mengutip komentar suram dari mantan gubernur Federal Reserve (The Fed) Ben Bernanke yang memperingatkan kemungkinan kondisi ekonomi tipe ‘stagflasi’. Ia juga mengatakan kepada CNBC bahwa Fed di bawah kepemimpinan gubernur saat ini, Jerome Powell, telah menunggu terlalu lama untuk mengatasi inflasi.

“Ini semacam kejutan pasar tidak turun lagi,” kata Low, Selasa (17/5).

Dow Jones Industrial Average naik 0,1% ke level 32.223,42.

S&P 500 berbasis luas turun 0,4 persen menjadi 4.008,01, sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi jatuh 1,2% menjadi 11.662,79.

Di antara masing-masing perusahaan, McDonald's turun 0,1 persen karena mengumumkan akan keluar dari Rusia setelah invasi Ukraina, mengambil biaya satu kali sebesar $1,2 miliar hingga $1,4 miliar untuk menghapus investasi.

Spirit Airways Melonjak 13,6% setelah JetBlue Airlines mengumumkan tawaran pengambilalihan yang tidak bersahabat untuk Spirit, yang telah menolak tawaran sebelumnya demi merger dengan Frontier. JetBlue Airways turun 6,1%.

Kalender minggu ini mencakup rilis data penjualan ritel Amerika Serikat AS untuk April 2022, serta data perumahan baru untuk periode yang sama. Walmart dan Home Depot termasuk di antara perusahaan yang melaporkan laporan keuangannya pekan ini.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

BAGIKAN