Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pabrik produksi chip Samsung Electronics di Pyeongtaek, Korea Selatan pada 7 September 2022. (FOTO: Reuters/Samsung Electronics)

Pabrik produksi chip Samsung Electronics di Pyeongtaek, Korea Selatan pada 7 September 2022. (FOTO: Reuters/Samsung Electronics)

Samsung Siapkan Chip Tercanggih di Dunia dalam 5 Tahun

Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:39 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

SEOUL, investor.id – Perwakilan Samsung mengatakan pada Selasa (4/10) bahwa pihaknya berencana untuk membuat sejumlah chip semikonduktor paling canggih di dunia dalam waktu lima tahun, karena persaingan antara raksasa elektronik Korea Selatan (Korsel) dan produsen chip terbesar di dunia TSMC semakin memanas.

Perusahaan menyusun peta jalan untuk rencana produksi chip dan mengatakan akan mulai membuat chip dengan proses 2 nanometer pada 2025 dan proses 1,4 nanometer (nm) pada 2027.

Angka nanometer mengacu pada ukuran masing-masing transistor individu pada sebuah chip.

Semakin kecil transistor, semakin banyak transistor yang dapat dikemas ke dalam semikonduktor tunggal. Biasanya, pengurangan ukuran nanometer dapat menghasilkan chip yang lebih kuat dan efisien.

Baca juga: Samsung Cari Solusi yang Saling Menguntungkan dalam Perang Chip Tiongkok-AS

Sebagai perbandingan, prosesor pada model iPhone 14 Pro dan Pro Max terbaru Apple adalah chip 4 nanometer.

Samsung mulai memproduksi chip 3 nanometer awal tahun ini.

Saham Samsung di Korsel ditutup hampir 4% lebih tinggi pada Selasa.

Perusahaan Korsel itu, yang dikenal dengan produk elektronik konsumen dan chip memori, sedang mencari cara untuk meningkatkan kontrak pembuatan chip, atau bisnis pengecoran (foundry), dalam upaya mengejar ketinggalan dengan TSMC Taiwan.

Samsung adalah perusahaan pengecoran logam terbesar kedua secara global berdasarkan pendapatan, dengan pangsa pasar 17,3% dibandingkan dengan 52,9% untuk TSMC, menurut data TrendForce.

Di sisi lain, TSMC mengharapkan untuk memulai produksi chip 3 nm tahun ini dengan produksi 2 nm akan dimulai pada 2025. Namun, perusahaan belum secara resmi mengumumkan rencana untuk produksi chip 1,4 nm secara massal.

“Ini adalah pertama kalinya SEC (Samsung Electronics) memandu peta jalan pengecoran jangka panjangnya dan saya pikir ini lebih agresif daripada TSMC dan ekspektasi pasar," kata SK Kim, analis di Daiwa Capital Markets, dilansir dari CNBC.

Rencana ambisius Samsung datang di tengah tantangan ekonomi global dan tanda-tanda perlambatan permintaan semikonduktor. Penjualan industri chip global turun 3,4% pada Agustus 2022 dibandingkan bulan sebelumnya, menurut Asosiasi Industri Semikonduktor yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Meskipun demikian, Samsung mengatakan pihaknya berencana memperluas kapasitas produksinya untuk chip paling canggih lebih dari tiga kali lipat pada 2027 dibandingkan tahun ini, menyoroti bullish permintaan di masa depan.

Baca juga: AS Perintahkan Setop Penjualan Chip AI ke Tiongkok

Ini termasuk pabriknya di AS. Samsung memiliki pabrik di Austin, Texas dan saat ini sedang membangun fasilitas senilai US$ 17 miliar di Taylor, negara bagian yang sama.

Pemerintah AS telah berupaya menarik produsen chip seperti Samsung dan TSMC untuk mendirikan pabrik di negara tersebut, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada pusat manufaktur Taiwan dan Korsel.

Samsung telah menempatkan fokus besar pada chip canggih. Namun perusahaan juga menyediakan semikonduktor untuk komputasi kinerja tinggi, penggunaan otomotif, dan 5G yang dapat menyumbang lebih dari 50% dari bisnis pengecorannya pada 2027. Ini biasanya produk chip yang kurang canggih.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com