Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pangeran Philip dari Inggris, yang bergelar Duke of Edinburgh, meninggal dunia pada 9 April 2021. ( Foto: VICTORIA JONES / POOL / AFP )

Pangeran Philip dari Inggris, yang bergelar Duke of Edinburgh, meninggal dunia pada 9 April 2021. ( Foto: VICTORIA JONES / POOL / AFP )

Sederhana, Ini Persiapan Akhir Pemakaman Pangeran Philip

Sabtu, 17 April 2021 | 07:38 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

WINDSOR, investor.id – Persiapan akhir untuk pemakaman suami Ratu Elizabeth II, mendiang Pangeran Philip, masih berlangsung pada Jumat (16/4). Sementara pelaksanaan pemakaman pada Sabtu (17/4), dimulai dengan prosesi pukul 14.40 (13.40 GMT) dan mengheningkan cipta nasional pukul 15.00.

Upacara pemakaman untuk Pangeran Philip tidak jadi digelar, karena terbentur aturan pembatasan virus corona Covid-19. Namun prosesinya tetap mencerminkan pengabdian panjangnya di militer dan layanan publik.

Pandemi Covid-19 memang telah memaksa panita untuk melakukan revisi singkat atas rencana pemakaman Duke of Edinburgh, yang sudah lama dilatih. Para tamu yang hadir akan dibatasi hanya 30 orang, sesuai dengan pedoman pemerintah.

Tampilan halaman depan surat kabar Inggris yang memberitakan tentang wafatnya  Pangeran Philip dari Inggris, Duke of Edinburgh, di Brighton, Inggris selatan pada 10 April 2021.  ( Foto: Glyn KIRK / AFP )
Tampilan halaman depan surat kabar Inggris yang memberitakan tentang wafatnya Pangeran Philip dari Inggris, Duke of Edinburgh, di Brighton, Inggris selatan pada 10 April 2021. ( Foto: Glyn KIRK / AFP )

Menurut pernyataan dari Istana Buckingham, prosesi pemakaman masih akan mencerminkan hubungan seumur hidup, sang mantan komandan Angkatan Laut Kerajaan (Royal Navy) dengan angkatan bersenjata Inggris.

Laporan menyebutkan bahwa para tentara berpakaian seremonial telah menghabiskan waktu berhari-hari untuk berlatih.

“Ini akan mencerminkan ketepatan militer. Dan yang terpenting, saya pikir, ini akan menjadi perayaan kehidupan yang dijalani dengan baik. Saya pikir, itu juga akan menunjukkan betapa angkatan bersenjata mencintai dan menghormatinya,” ujar Kepala Staf Pertahanan, Jenderal Nick Carter kepada radio BBC, yang dikutip AFP.

Di samping itu, petugas kepolisian telah dikerahkan untuk berpatroli di area Long Walk, di luar tembok megah Kastil Windsor, tempat pemakaman Pangeran Philip diadakan pada Sabtu. Sejumlah masyarakat yang berduka juga masih berdatangan untuk meletakkan bunga.

Lembaga-lembaga penyiaran dari seluruh dunia terlihat mengatur posisi bagi para reporter yang akan menyampaikan laporan – di luar kediaman bersejarah di sebelah barat London – untuk acara pemakaman paling terkenal dari seorang bangsawan senior, sejak ibu Ratu pada 2002.

Philip, yang mengarungi pernikahan dengan Elizabeth II selama 73 tahun, meninggal dunia pada 9 April dalam usia 99. Hanya beberapa pekan setelah dirawat inap selama sebulan di rumah sakit untuk perawatan penyakit jantung dan infeksi.

Uskup Agung Canterbury, Justin Welby, yang terlibat dalam upacara tersebut, mengungkapkan bahwa Ratu Elizabeth II akan berperilaku dengan martabat dan keberanian luar biasa, yang selalu dilakukan.

“Namun ini akan menjadi momen yang menyedihkan baginya,” tutur dia kepada BBC.

Foto yang diambil pada 25 Desember 2017 memperlihatkan, Ratu Inggris Elizabeth II dan Pangeran Inggris Philip, Duke of Edinburgh usai menghadiri kebaktian gereja Hari Natal tradisional keluarga kerajaan di Gereja St Mary Magdalene, Sandringham, Norfolk, Inggris bagian timur. ( Foto: Adrian Dennis / AFP )
Foto yang diambil pada 25 Desember 2017 memperlihatkan, Ratu Inggris Elizabeth II dan Pangeran Inggris Philip, Duke of Edinburgh usai menghadiri kebaktian gereja Hari Natal tradisional keluarga kerajaan di Gereja St Mary Magdalene, Sandringham, Norfolk, Inggris bagian timur. ( Foto: Adrian Dennis / AFP )

Daftar Tamu

Pihak Istana pada Kamis (15/4), merilis daftar tamu dan mengungkapkan bahwa cucunya, Pangeran William dan Pangeran Harry tidak akan berjalan berdampingan di belakang peti matinya. Pemakaman, yang diperkirakan disaksikan oleh jutaan orang di televisi, itu adalah pertama kalinya kedua kakak beradik ini terlihat di depan umum, sejak Harry pindah ke Amerika Serikat tahun lalu.

Ada pun 30 tamu itu, termasuk pewaris takhta Pangeran Charles, istri keduanya Camilla, dan tiga anak kerajaan lainnya, delapan cucu, serta semua pasangan mereka. Lainnya, termasuk anak-anak dari saudara perempuan mendiang ratu, Putri Margaret, dan tiga kerabat Philip yang berkebangsaan Jerman.

Sepupu mereka Peter Phillips – putra dari Putri Anne – dilaporkan akan berjalan di antara Pangeran William dan Pangera Harry sehingga memicu spekulasi keretakan tetap ada, walau mencerminkan protokol kerajaan.

Setelah mobil jenazah Land Rover yang dirancang khusus untuk membawa peti mati Duke of Edinburgh mencapai Kapel St George, Pangeran William akan berjalan di depan adiknya. Sementara, para pelayat kerajaan masuk.

Surat kabar Times menulis bahwa pemisahan kedua kakak beradik tersebut merupakan rencana yang unik atau upaya yang disengaja untuk memisahkan mereka. Tapi juru bicara istana mengatakan kepada tabloid The Sun: “Kami tidak akan tertarik pada persepsi dan drama. Pengaturan telah disepakati dan mewakili keinginan Yang Mulia.”

Land Rover Defender yang akan digunakan untuk membawa peti mati Pangeran Philip dari Inggris, Duke of Edinburgh selama prosesi pemakaman, sedang diparkir di Kastil Windsor, Windsor pada 14 April 2021. ( Foto: Steve Parsons / POOL / AFP )
Land Rover Defender yang akan digunakan untuk membawa peti mati Pangeran Philip dari Inggris, Duke of Edinburgh selama prosesi pemakaman, sedang diparkir di Kastil Windsor, Windsor pada 14 April 2021. ( Foto: Steve Parsons / POOL / AFP )

Ratu Duduk Sendirian

Upacara pemakaman, yang dimulai dengan prosesi pada pukul 14.40 (13.40 GMT) dan mengheningkan cipta nasional pukul 15.00, akan menjadi pemakaman kerajaan luar biasa di tengah krisis kesehatan global.

Pasalnya, semua tamu, termasuk Ratu – yang pada pekan depan berusia 95 tahun – diharuskan memakai masker, duduk terpisah dan mematuhi aturan jaga jarak sesuai peraturan pemerintah. Sang Ratu akan ditemani menuju kapel Gotik abad ke-15 yang bersejarah di negara bagian Bentley oleh seorang dayang wanita, sebelum duduk sendirian di dalam.

Paduan suara kecil beranggotakan empat orang akan menampilkan musik pilihan mendiang Pangeran Philip yang bakal dibawakan selama kebaktian 50 menit.

Para pelayat akan mengenakan pakaian formal guna menghindari kecanggungan para pangeran yang biasanya memakai seragam militer. Apalahi mantan kapten Angkatan Darat Inggris Harry - yang bertugas di Afghanistan – telah dicopot dari gelar militer kehormatannya.

Pemakaman seorang bangsawan senior Inggris biasanya sangat terbuka, dan megah. Tetapi atas permintaan mendiang Pangeran Philip yang tidak menginginkan proses pemakaman yang merepotkan maka hal ini menjadi mudah untuk disesuaikan dengan aturan pembatasan terkait pandemi.

“Aspek seremonial hari itu dan upacara pemakaman itu sendiri sejalan dengan keinginan Duke dan akan mencerminkan afiliasi pribadi dan militer Yang Mulia,” tutur pihak Istana.

Menjelang kebaktian, peti mati akan ditutupi dengan bendera pribadi Philip, disematkan pedang, topi angkatan laut, dan karangan bunga. Anggota Perusahaan Ratu, Pengawal Grenadier Batalyon ke-1, akan bertugas sebagai pengusung peti jenazah, dan disemayamkan di Royal Vault.

Anggota Pengawal Ratu dari Honorable Corps of Gentlemen at Arms keluar dari Kastil Windsor di Windsor, London barat, pada 15 April 2021, setelah menjalani gladi bersih pemakaman Pangeran Philip dari Inggris. ( Foto: JUSTIN TALLIS / AFP )
Anggota Pengawal Ratu dari Honorable Corps of Gentlemen at Arms keluar dari Kastil Windsor di Windsor, London barat, pada 15 April 2021, setelah menjalani gladi bersih pemakaman Pangeran Philip dari Inggris. ( Foto: JUSTIN TALLIS / AFP )

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN