Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung mengantre untuk memasuki toko di Taman Disneyland yang dibuka sebagian pada 19 November 2020 di Anaheim, California. ( Foto: Frederic J. Brown / AFP )

Pengunjung mengantre untuk memasuki toko di Taman Disneyland yang dibuka sebagian pada 19 November 2020 di Anaheim, California. ( Foto: Frederic J. Brown / AFP )

Sektor Rekreasi dan Perhotelan di AS Mulai Bangkit

Sabtu, 6 Maret 2021 | 06:13 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Perekonomian Amerika Serikat (AS) menambah 379.000 lapangan kerja baru sepanjang Februari 2021, dan tingkat pengangguran turun menjadi 6,2%. Lebih baik dari perkiraan sebanyak 210.000 dan tingkat pengangguran tetap 6,3%.

Sektor yang paling banyak merekrut pekerja baru sepanjang bulan tersebut adalah rekreasi dan perhotelan, yang sepanjang tahun lalu terdampak parah oleh pembatasan-pembatasan kegiatan bisnis dalam rangka mengendalikan pandemi Covid-19. Tapi sektor ini pada bulan lalu menambah 355.000 lapanga kerja, sekalipun pemerintah mengingatkan bahwa pandemi tersebut masih terus menghantam pasar tenaga kerja.

“Sektor rekreasi dan perhotelan kehilangan setengah juta lapangan kerja pada puncak lonjakan kasus Covid-19 pada musim dingin, yaitu pada Desember (2020) dan sudah hampir berbalik seperti semula pada Januari. Angka perekrutan bulan lalu merupakan pertanda baik bahwa awal pemulihan ekonomi yang kuat sudah mulai berjalan,” tutur Robert Frick, analis dari Navy Federal Credit Union, seperti dikutip AFP, Jumat (5/3).

Tapi di luar sektor tersebut, perekrutan tenaga kerja baru masih lamban. Ekonomi AS juga masih kehilangan 9,5 juta lapangan kerja dibandingkan Februari 2020, sebelum pandemi mengganggu kegiatan bisnis dan kemudian menimbulkan PHK massal.

Setelah langkah-langkah pembatasan diberlakukan, tingkat pengangguran di AS melonjak jadi 14,7% pada April 2020. Tapi dalam bulan-bulan berikutnya, tingkat pengangguran menurut, walau lajunya perlahan.

Bila perekrutan pekerja baru oleh restoran-restoran dan bar-bar tinggi pada bulan lalu, sektor lainnya jauh lebih lemah. Jasa kesehatan sementara menambah 53.000 lapangan kerja baru. Sedangkan sektor kesehatan dan bantuan sosial menambah sebanyak 46.000.

Bahkan sektor-sektor lainnya mencatatkan penurunan lapangan kerja. Sektor pendidikan mencatatkan kehilangan hampir 70.000 posisi dan konstruksi kehilangan 61.000 lapangan kerja.

Departemen Tenaga Kerja AS dalam laporannya itu juga merevisi data penyerapan lapangan kerja untuk dua bulan sebelumnya. Yang menunjukkan penurunan lebih tajam pada Desember 2020, dan kenaikan lebih besar pada Januari 2021. Secara keseluruhan selama dua bulan itu, terjadi penambahan 38.000 posisi.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN