Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor melintas di depan papan pergerakan indeks bursa di Tokyo, pekan lalu. Foto: AFP

Investor melintas di depan papan pergerakan indeks bursa di Tokyo, pekan lalu. Foto: AFP

Selasa Pagi, Saham Asia Dibuka Turun

Selasa, 14 Juli 2020 | 08:04 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Saham-saham di Asia Pasifik turun pada pembukaan perdagangan Selasa (14/7/2020). Investor mencermati data-data ekonomi kuartal II-2020 yang mencerminkan pemburukan ekonomi akibat pandemi virus corona.

Indeks Nikkei turun 0,76% pada awal perdagangan.

Kospi Korea Selatan turun 0,53%

Dan Australis ASX turun 0,91%

Investor menunggu rilis data perdagangan Tiongkok untuk Juni pada Selasa ini. Data tersebut dapat memberikan lebih banyak petunjuk tentang pemulihan ekonomi Tiongkok setelah penguncian di awal tahun untuk menghambat penyebaran virus corona.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus pada hari Senin waktu setempat memperingatkan bahwa "terlalu banyak negara menuju ke arah yang salah." "Di beberapa negara di dunia, kita sekarang melihat peningkatan berbahaya dalam kasus Covid-19, dan ruang perawatan kembali terisi penuh,” katanya.

Ia mengingatkan, banyak negara “kehilangan keuntungan” karena tidak menjalankan protokol kesehatan secara benar.

Semalam, tiga indeks Wall Street ditutup bervariasi. Dow Jones Industrial Average .JJI naik 0,04% menjadi berakhir pada 26.085,8 poin, sedangkan S&P 500 .SPX kehilangan 0,94% menjadi 3.155,22. Nasdaq Composite .IXIC turun 2,13%, menjadi 10.390,84.

Indeks teknologi S&P 500 .SPLRCT anjlok 2,12%, memimpin penurunan. Nasdaq yang berhari-hari mencetak rekor baru indeks, terjun bebas oleh koreksi saham-saham Amazon (AMZN.O), Microsoft (MSFT.O), Nvidia (NVDA.O) dan Facebook (FB.O), rata-rata turun lebih dari 2%.

Indeks Volatilitas Cboe, pengukur rasa takut Wall Street, ditutup pada level tertinggi sejak 26 Juni.

Lonjakan kasus Covid-19 di AS menjadi fokus perhatian pasar. Gubernur California Gavin Newsom memerintahkan beberapa bisnis dalam ruangan - termasuk restoran, bar, bioskop dan museum - untuk menutup seluruh negara bagian ketika kasus-kasus baru terus meningkat.

Di pasar Asia, Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, terakhir di 96,464 setelah sebelumnya memantul dari level di sekitar 96,3.

Yen Jepang diperdagangkan pada 107,27 per dolar setelah melemah dari 106,8 terhadap greenback kemarin. Dolar Australia ditransaksikan pada $ 0,6943 setelah mengalami volatilitas tinggi pada Senin yang ditutup pada level di atas $ 0,698.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN