Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP)

Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP)

Selasa Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Melemah

Selasa, 11 Mei 2021 | 07:45 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Saham di kawasan Asia-Pasifik pada awal perdagangan Selasa (11/5/2021) dibuka melemah, menyusul aksi jual saham-saham teknologi yang membebani indeks utama saham di Wall Street, semalam.

Nikkei 225 Jepang turun sekitar 0,97% sementara Topix turun 0,6%.

Kospi Korea Selatan turun 0,57%. Di Australia, ASX 200 turun tipis 0,43%.

Pasar AS jatuh semalam karena investor keluar dari saham Big Tech termasuk Microsoft dan Apple. Nasdaq Composite mengalami kerugian terbesar, turun 2,5%.

Data inflasi Tiongkok untuk April akan masuk dalam daftar pantauan investor. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan harga konsumen Tiongkok naik 1% untuk April dibanding tahun lalu (yoy), dan meningkat dari 0,4% pada Maret. Tiongkok juga diharapkan merilis hasil sensus penduduk sekali dalam satu dekade.

Di tempat lain di kawasan ini, negara-negara Asia Tenggara, Malaysia dan Filipina dijadwalkan untuk melaporkan data produk domestik bruto kuartal pertama.

Analis dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan ekonomi Malaysia menyusut 2% pada kuartal Januari-Maret dibandingkan tahun lalu dan ekonomi Filipina kontraksi 3% pada periode yang sama.

Mata Uang dan Minyak

Di pasar valuta asing, dolar AS berada di 90,238 melawan sekeranjang rekan-rekannya pada awal perdagangan Asia. Yen Jepang berpindah tangan pada 108,87 per dolar, sedangkan dolar Australia menguat sekitar 0,11% terhadap greenback menjadi $ 0,7838.

Di pasar komoditas, minyak mentah berjangka AS turun 0,06% menjadi $ 64,88 per barel, sementara patokan global Brent turun 0,1% menjadi $ 68,25 per barel.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN