Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham asia. Foto: Beritasatu.com/AFP

Ilustrasi bursa saham asia. Foto: Beritasatu.com/AFP

Selasa Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Menguat

Selasa, 2 Februari 2021 | 07:43 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Saham di Asia-Pasifik pada Selasa pagi (2/2/2021) dibuka menguat menyusul lonjakan semalam di Wall Street.

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,2% pada awal perdagangan sementara indeks Topix naik 0,43%.

Pemerintah Jepang akan memperpanjang keadaan darurat yang mencakup Tokyo dan wilayah lain hingga 7 Maret untuk menahan virus corona, media lokal melaporkan. Kospi Korea Selatan juga naik 0,75%.

Di Australia, S & P / ASX 200 naik 0,83%.

Reserve Bank of Australia akan mengumumkan keputusan suku bunganya sekitar pukul 11:30 HK / SIN pada hari Selasa. Menjelang pengumuman itu, dolar Australia ditransaksikan pada $ 0,763, setelah melihat level di atas $ 0,774 minggu lalu.

Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,14% lebih tinggi.

Dalam perkembangan perusahaan, saham pembuat game Jepang Nintendo naik lebih dari 2,3% pada awal perdagangan Selasa, setelah perusahaan pada hari Senin meningkatkan perkiraan setahun penuh untuk penjualan konsol game Switch.

Semalam di Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average naik 229,29 poin menjadi ditutup pada 30.211,91. S&P 500 naik 1,6% untuk mengakhiri hari perdagangannya di 3.773,86 sementara Nasdaq Composite melonjak 2,6% menjadi ditutup pada 13.403,39.

Dari pasar uang, indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 90,98 setelah sebelumnya naik dari level di bawah 90,6.

Yen Jepang diperdagangkan pada 104,89 per dolar, melemah dari level di bawah 104 terhadap greenback yang terlihat pekan lalu.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN