Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Kazuhiro Nogi

Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Kazuhiro Nogi

Senin Pagi, Saham Asia Dibuka Menguat

Senin, 13 Juli 2020 | 07:48 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Saham-saham Asia pada perdagangan Senin pagi (13/7/2020) dibuka menguat. Investor mengabaikan kekhawatiran tentang meningkatnya jumlah kasus virus corona di Amerika Serikat.

Nikkei 225 di Jepang naik 1,34% pada awal perdagangan karena saham konglomerat Softbank Group dan pembuat robot Fanuc masing-masing melonjak lebih dari 2%. Indeks Topix juga naik 1,44%.

Kospi Korea Selatan naik 0,6%.

Sementara itu, S & P / ASX 200 Australia menambahkan 1,44% karena saham bank-bank besar seperti Commonwealth Bank of Australia dan Westpac masing-masing naik lebih dari 2%.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,24% lebih tinggi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Minggu waktu setempat melaporkan kenaikan harian dalam kasus virus corona (Covid-19) global, menurut Reuters. Stateside, Florida pada hari Minggu melaporkan lebih dari 15.000 infeksi baru Covid-19 sehingga mencatat total harian tertinggi hingga saat ini untuk negara bagian AS sejak pandemi dimulai di negara tersebut.

"Berita infeksi Covid-19 AS yang suram terus diabaikan," tulis Ray Attrill, kepala strategi valuta asing di National Australia Bank, dalam sebuah catatan. Attrill mengatakan, sentimen optimistis terhadap penemuan dan peluncuran cepat vaksin yang efektif" lebih disukai pasar, serta potensi dukungan kebijakan tambahan untuk ekonomi AS.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di level 96,606 setelah turun dari level di atas 96,9 minggu lalu.

Yen Jepang diperdagangkan pada 106,90 per dolar menyusul penguatan dari level di atas 107,2 terhadap greenback pekan lalu. Dolar Australia ditransaksikan pada $ 0,6942 setelah perdagangan bergolak pekan lalu yang bergerak pada kisaran antara level di bawah $ 0,694 hingga di atas $ 0,698.

Harga minyak turun di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan minyak mentah berjangka internasional Brent turun 1,06% menjadi $ 42,78 per barel. Minyak mentah berjangka AS juga turun 1,16% menjadi $ 40,08 per barel.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN