Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Intel Corporation Bob Swan saat menghadiri Allen & Company Sun Valley Conference tahunan di Sun Valley, Idaho, Amerika Serikat (AS), pada 11 Juli 2019. ( Foto: Drew Angerer / Getty Images / AFP )

CEO Intel Corporation Bob Swan saat menghadiri Allen & Company Sun Valley Conference tahunan di Sun Valley, Idaho, Amerika Serikat (AS), pada 11 Juli 2019. ( Foto: Drew Angerer / Getty Images / AFP )

Setelah Ada Tekanan Investor, CEO Intel Mundur

Kamis, 14 Januari 2021 | 08:32 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

SAN FRANCISCO, investor.id – CEO Intel Bob Swan akan mengundurkan diri bulan depan. Beberapa pekan setelah satu lembaga lindung nilai mengirimkan surat dan menuntut bisnis Intel untuk berubah.

Raksasa chip komputer asal Amerika Serikat (AS) tersebut mengumumkan perkembangan ini pada Rabu (13/1).

“Intel hari ini mengumumkan bahwa dewan direksi telah mengangkat pemimpin industri teknologi berpengalaman 40 tahun Pat Gelsinger sebagai chief executive officer baru, efektif per 15 Februari 2021. Ia akan menggantikan Bob Swan,” kata Intel dalam pernyataannya, yang dikutip AFP.

Walau Intel menyatakan pengumuman tersebut tidak terkait dengan kinerja keuangan perusahaan, tapi keluar setelah adanya surat dari Third Point pada Desember tahun lalu. Third Point dipimpin oleh investor aktivis Daniel Loeb.

Lembaga lindung nilai tersebut menyatakan, Intel harus mempertimbangkan untuk mengalihdayakan operasi manufakturnya. Supaya dapat terus mengimbangi rival-rivalnya di dunia. Seperti TSMC asal Taiwan dan raksasa dari Korea Selatan, Samsung.

“Kami menyarankan dewan direksi untuk mempertahankan penasihat investasi bereputasi untuk mengevaluasi alternatif-alternatif strategis. Termasuk apakah Intel harus tetap sebagai pemanufaktur perangkat terintegrasi dan mempertimbangkan divestasi akuisisi-akuisisi tertentu yang gagal,” bunyi surat dari Third Point tersebut.

Intel hingga sekarang masih tetap perusahaan chip terdepan di dunia. Tapi tertinggal jauh dari rival-rivalnya di segmen yang berkembang pesat, yakni perangkat bergerak. Apple, misalnya, sudah tidak menggunakan chip buatan Intel. Alih-alih Apple mengembangkan mikroprosesor sendiri untuk komputer Mac-nya.

Sementara itu, Swan awalnya menjabat CEO sementara pada 2018. Lalu diangkat tetap setahun kemudian. Setelah pendahulunya Brian Krzanich mengundurkan diri, karena terlibat hubungan dengan karyawan dan itu melanggar kebijakan perusahaan tentang tidak terlibat hubungan intim.

Adapun Gelsinger saat ini masih menjabat CEO di perusahaan peranti lunak Vmware. Tapi ia pernah berkarier hingga 30 tahun di Intel dan pernah menjadi direktur operasi di divisi Information Infrastructure Products di EMC.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN