Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
lustrasi: Jemaah haji mengelilingi Kakbah, bangunan berbentuk kubus di Masjid Al Haram, Mekah, sembari menerapkan jaga jarak.

lustrasi: Jemaah haji mengelilingi Kakbah, bangunan berbentuk kubus di Masjid Al Haram, Mekah, sembari menerapkan jaga jarak.

Shaf Sholat di Masjidil Haram Rapat Lagi

Senin, 18 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Iwan Subarkah (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

MEKKAH, investor.id – Mulai Minggu (17/10) dan untuk pertama kalinya sejak pandemi Covid-19 dimulai, sholat berjamaah di Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Arab Saudi, dapat dilakukan dengan shaf yang rapat lagi.

Para petugas sudah mencabuti stiker-stiker yang menjadi penanda jaga jarak di dalam dan bagian luar Masjidil haram selama pandemi.

“Hal ini sejalan dengan keputusan untuk melonggarkan langkah-langkah antisipasi dan untuk mengizinkan (kembali) para jamaah dan pengunjung ke Masjidil Haram secara penuh,” bunyi laporan Saudi Press Agency, yang dilansir AFP.

Gambar dan potongan video pada Minggu pagi waktu setempat warga sholat dengan shaf yang rapat mengelilingi Kabah. Hal ini baru pertama kali terjadi sejak pandemi Covid-19 melanda tahun lalu.

Namun walau kebijakan jaga jarak sudah dicabut, pihak berwenang mengatakan para jamaah harus sudah divaksin lengkap dan tetap mengenakan masker selama berada di lingkungan masjid. Selain itu, Kabah tetap belum bisa dijangkau lagi oleh para jamaah.

Pemerintah Arab Saudi pada Agustus 2021 mengumumkan akan mulai menerima kembali jamaah umroh yang sudah divaksin lengkap.

Umroh di Masjidil Haram yang dapat dilaksanakan sepanjang tahun biasanya mendatangkan juta jamaah. Pada Juli 2021, ibadah haji yang biasanya diikuti sedikitnya dua juta orang hanya diikuti sekitar 60.000 penduduk yang sudah divaksin lengkap

Jadi pandemi Covid-19 berdampak sangat besar pada ibadah umroh, ibadah haji, maupun ibadah rutin di Masjidil Haram. Umroh dan haji biasanya menjadi sumber pendapatan utama bagi Saudi dengan penerimaan total US$ 12 miliar per tahunnya.

Tapi sebagai bagian dari Visi 2030 untuk mendiversifikasikan pendapatan negara, Saudi pada 2019 mulai menerbitkan visa turis bagi warga asing di luar yang datang untuk ibadah. Antara September 2019 dan Maret 2020, Saudi sudah mengeluarkan 400.000 visa tersebut, lalu kemudian terhenti karena adanya pandemi Covid-19.

Sekarang dan perlahan tapi pasti, kegiatan ekonomi di Saudi mulai dibuka kembali. Dan kedatangan turis yang sudah divaksin lengkap dimulai lagi per 1 Agustus 2021.

Pemerintah Saudi juga mengumumkan bahwa para penonton acara olahraga yang sudah divaksin lengkap, mulai Minggu (17/10), diperbolehkan lagi menonton langsung di seluruh stadion dan tempat-tempat olahraga lainnya.

Di samping itu, pemakaian masker di ruang-ruang terbuka juga tidak lagi diwajibkan. Sejak pandemi ini melanda, Saudi mencatatkan 547.000 kasus dengan 8.760 kematian.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN