Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pendiri dan CEO produsen mobil listrik Tesla, Elon Musk. ( Foto: Frederic J. BROWN / AFP )

Pendiri dan CEO produsen mobil listrik Tesla, Elon Musk. ( Foto: Frederic J. BROWN / AFP )

Tesla Keluaran Jerman akan Diluncurkan Bulan Depan

Senin, 11 Oktober 2021 | 12:49 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

GRUENHEIDE, investor.id – Chief Excutive Officer (CEO) Elon Musk mengatakan keluaran mobil pertama Tesla dari pabrikan baru di Berlin, Jerman akan diluncurkan pada awal bulan depan. Namun, volume produksinya diperkirakan memakan waktu lebih lama untuk dicapai.

Musk sendiri sedang berharap mendapatkan lampu hijau dalam beberapa minggu mendatang untuk memulai produksinya di lokasi tersebut. Pasalnya, proses konsultasi terakhir tentang kekhawatiran masyarakat atas keberadaan pabrik di lokasi tersebut ditutup pada 14 Oktober dan setelah itu Kementerian Lingkungan Hidup akan membuat keputusan.

“Memulai produksi itu bagus, tetapi produksi volume adalah bagian yang sulit. Ini akan memakan waktu lebih lama untuk mencapai volume produksi, daripada yang dibutuhkan untuk membangun pabrik,” ujar Musk di hadapan hadirin yang menyambut pidatonya dengan sorak-sorai di sebuah festival yang diadakan di lokasi pabrik itu, pada Sabtu (9/10) yang dilansir Reuters.

Menurut Musk, volume produksi akan berjumlah 5.000 atau mudah-mudahan 10.000 unit kendaraan per hari, dan sel baterai akan dibuat di sana dalam volume sama pada akhir tahun depan.

Ketika disinggung soal kritik dampak lingkungan dari operasional pabriknya, Musk mengatakan bahwa pabrik itu menggunakan air yang relatif sedikit dan produksi sel baterai adalah hal yang berkelanjutan.

Tetapi beberapa penduduk lokal dan kelompok lingkungan tidak senang dengan pendekatan Musk, yang menurut mereka bertentangan dengan budaya bisnis Jerman.

“Saya akan mengatakan kepadanya untuk berhenti membuat mobil listrik, tetapi lebih baik terbang ke Mars,” tutur Manu Hoyer, pemimpin aksi protes kecil terhadap penduduk setempat yang menentang proyek tersebut dengan alasan lingkungan dan akan mencemari air minum.

Sedangkan menteri ekonomi Brandenburg sudah memberikan peluang supaya pabrik itu mendapatkan persetujuan beroperasi 95%.

Menurut laporan, Tesla telah mengajukan rencana investasi 5 miliar euro (US$ 5,8 miliar) untuk pabrik baterai dengan kapasitas 50 GWh di sebelah pabrik mobil. Kapasitas pabrik ini melampaui 40GWh yang direncanakan Volkswagen di Salzgitter.

Meski demikian, Musk mengaku khawatir Tesla bakal cukup kesulitan merekrut karyawan sehingga ia meminta agar masyarakat dari seluruh Eropa untuk melamar. Dia berharap pabrik baterai tersebut bisa mencapai volume produksi pada akhir tahun depan.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN