Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. ( Foto: Carlos Barria / POOL / AFP )

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. ( Foto: Carlos Barria / POOL / AFP )

Tiongkok Menuding AS Politisasi Olimpiade Musim Dingin

Rabu, 9 Juni 2021 | 06:51 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

BEIJING, investor.id – Pemerintah Tiongkok pada Selasa (8/6) menuduh Amerika Serikat (AS) mempolitisasi olahraga, setelah diplomat tinggi AS mengatakan tengah mengupayakan konsensus di antara sekutu untuk memboikot Olimpiade Musim Dingin di Beijing tahun depan.

Menlu AS Antony Blinken mengatakan pada sidang Kongres di Washington, Pemerintah AS sedang dalam tahap berkonsultasi erat dengan sekutu dan mitra.

"Untuk melihat keprihatinan bersama yang kita miliki dan idealnya untuk membangun pendekatan umum (pada Olimpiade)," katanya, Selasa (8/6).

Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada untuk Februari 2022. Blinken mengingatkan akan ada lebih banyak tentang pembicaraan itu di minggu-minggu mendatang, saat pameran Olimpiade menjadi titik nyala antara Barat dan Tiongkok. Adapun Tiongkok dituduh melakukan pelanggaran hak yang meluas.

Komentarnya disambut dengan kemarahan di Tiongkok, yang menyangkal adanya pelanggaran hak, baik di Hong Kong atau di dalam negeri atas kaum Muslim Uyghur di Xinjiang.

"Politisasi olahraga bertentangan dengan semangat Piagam Olimpiade dan merugikan kepentingan atlet demikian juga isu Olimpiade internasional. Pihak terkait harus segera menghentikan penggunaan Olimpiade untuk terlibat dalam politik manipulasi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian kepada wartawan.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah menolak selama berbulan-bulan untuk menyampaikan posisinya tentang kemungkinan boikot Olimpiade. Lewat perayaan tersebut pemerintah Tiongkok harapkan dapat memahkotai tahun keseratus Partai Komunisnya, serta menggarisbawahi rebound dari dampak pandemi Covid-19.

Blinken mengatakan, fron persatuan dengan negara-negara sekutu akan jauh lebih efektif daripada bekerja sendiri.

Partai Republik telah menyerukan boikot langsung terhadap Olimpiade Beijing atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh pemerintah Tiongkok, khususnya penindasan terhadap Muslim Uyghur di wilayah Xinjiang. Perlakuan tersebut telah digambarkan oleh AS sebagai tindak genosida, meskipun ada protes dari Tiongkok.

Para anggota Partai Demokrat juga mulai berbicara menentang tindakan pemerintah Tiongkok. Bulan lalu, Ketua DPR AS Nancy Pelosi menyerukan boikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin.

"Jangan menghormati pemerintah Tiongkok dengan menyuruh kepala negara pergi ke Tiongkok," ujarnya.

Tindakan bipartisan lain yang diperkenalkan pada Senin (7/6) menyerukan Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk memindahkan Olimpiade Musim Dingin 2022. "Kecuali pemerintah Tiongkok mengakhiri kejahatannya yang berkelanjutan terhadap orang-orang Uyghur," serunya.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN