Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aplikasi video TikTok dari Tiongkok, dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. ( Foto: JIM WATSON, LIONEL BONAVENTURE / AFP )

Aplikasi video TikTok dari Tiongkok, dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. ( Foto: JIM WATSON, LIONEL BONAVENTURE / AFP )

Trump: Tidak Ada Kesepakatan TikTok Jika Tetap Dikendalikan ByteDance

Selasa, 22 September 2020 | 06:49 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (21/9) menegaskan, pemerintahannya tidak akan menyetujui penjualan operasi TikTok di AS kepada Oracle Corp dan Walmart Inc jika ByteDance, induk usahanya yang asal Tiongkok, masih menjadi pengendalinya.

“Jika kami mendapati mereka (Oracle dan Walmart) tidak punya kontrol total, kami tidak akan menyetujui kesepakatannya. Kami akan mencermati betul hal ini,” ujar Trump kepada Fox News.

Trump sudah menegaskan bahwa kesepakatan yang mana Oracle akan menjadi mitra teknologi dan Walmart akan menjadi mitra bisnis bagi TikTok dapat dibatalkan jika ByteDance masih memiliki keterlibatan sekalipun sedikit.

“Mereka (ByteDance) harus tidak ada lagi kaitannya dengan ini (TikTok Global) tapi jika begitu, kami tidak akan menyetujui kesepakatannya,” kata Trump.

Kesepakatan antara ketiga perusahaan akan memunculkan perusahaan baru bernama TikTok Global dan berbasis di AS. Trump mengatakan, Oracle dan Walmart harus menjadi pengendali perusahaan baru itu. Keduanya yang harus menjadi pengendali semua kepentingannya.

Sementara itu, ByteDance dan Oracle mengeluarkan pernyataan yang saling bertolak belakang pada Senin tentang ketentuan-ketentuan kesepakatan, yang dicapai di Gedung Putih pada akhir pekan lalu.

ByteDance menyatakan akan memiliki 80% saham TikTok Global dan perusahaan baru ini akan menjadi anak usahanya. Sedangkan Oracle dan Walmart, yang sepakat mengambil masing-masing 12,5% dan 7,5% saham TikTok global, akhir pekan lalu menyatakan mayoritas saham TikTok akan berada di tangan Amerika.

Pada Senin, Oracle menyatakan kepemilikan ByteDance atas TikTOk akan didistribusikan kepada para investor ByteDance. Sehingga perusahaan asal Beijing itu tidak akan memiliki lagi saham di TikTok Global.

Sumber mengatakan bahwa kesepakatan dengan Oracle dan Walmart akan menjadikan valuasi TikTok Global lebih dari US$ 50 miliar. ByteDance pada Senin membenarkan rencana IPO TikTok Global. 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN