Menu
Sign in
@ Contact
Search
Petugas mematikan api di gandum Ukraina yang terbakar, setelah penembakan di wilayah Donetsk pada 31 Juli 2022 di tengah serangan Rusia ke Ukraina. (FOTO: Handout / UKRAINIAN EMERGENCY SERVICE / AFP)

Petugas mematikan api di gandum Ukraina yang terbakar, setelah penembakan di wilayah Donetsk pada 31 Juli 2022 di tengah serangan Rusia ke Ukraina. (FOTO: Handout / UKRAINIAN EMERGENCY SERVICE / AFP)

UE dan NATO Desak Rusia Terapkan Kesepakatan Ekspor Gandum Ukraina

Senin, 1 Agustus 2022 | 20:11 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

BRUSSEL, investor.id – Uni Eropa (UE) dan aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada Senin (1/8) menyambut keberangkatan pengiriman biji-bijian termasuk gandum dari Ukraina. Ini diharapkan menjadi langkah pertama untuk mengurangi krisis pangan global yang disebabkan oleh serangan Rusia.

Namun juru bicara UE Peter Stano mengatakan bahwa Komisi Eropa masih mengharapkan implementasi seluruh kesepakatan. “Dan dimulainya kembali ekspor Ukraina ke pelanggan di seluruh dunia,” katanya, Senin.

Baca juga: Rusia Berencana Bangun Mariupol yang Hancur di Ukraina

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg mengatakan sekutu barat sangat mendukung implementasi penuh dari kesepakatan, untuk meredakan krisis pangan global yang disebabkan oleh perang Rusia di Ukraina.

Sebelumnya Razoni, sebuah kapal kargo yang terdaftar di Sierra Leone, telah meninggalkan pelabuhan Odessa, Ukraina, menuju Lebanon dengan pengiriman penting 26.000 ton biji-bijian.

Itu adalah kapal pertama yang meninggalkan pelabuhan Ukraina sejak pemerintah Rusia dan Ukraina menandatangani perjanjian yang ditengahi oleh pemerintah Turki dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membebaskan pengiriman makanan meskipun ada konflik.

Berbicara kepada dinas luar negeri UE, Stano menuduh pemerintah Rusia memblokir pengiriman selama berbulan-bulan. Ia juga mencatat bahwa Rusia telah menembakkan rudal ke pelabuhan Odessa pada hari setelah kesepakatan ditandatangani.

Baca juga: Update Perang di Ukraina: Turki Usahakan Pengiriman Biji-Bijian Ukraina Hari Ini

Dia menyalahkan kekurangan pangan yang mencengkeram bagian Timur Tengah dan Afrika pada agresi Rusia. “Yang tidak beralasan pada 24 Februari dan pemblokiran pelabuhan Ukraina dan ekspor biji-bijian,” ungkapnya.

Pasukan Rusia menyerang Ukraina pada Februari 2022 dan telah merebut atau membombardir sejumlah pelabuhan negara itu. Beberapa di antaranya telah dibubuhi ranjau oleh para pembela Ukraina, untuk melindungi pelabuhan dari pendudukan Rusia.

Kesepakatan ditandatangani di Istanbul, Turki pada 22 Juli 2022. Di bawah kesepakatan itu, pemerintah Ukraina sepakat untuk menghapus ranjau dan Rusia akan mencabut blokadenya. Tetapi pengiriman lambat dimulai kembali dan pertempuran di darat terus berlanjut.

“(Rusia) menghancurkan ladang di Ukraina, menghancurkan silo di Ukraina, membakar gandum, atau menjarah dan mencoba menjualnya atas nama Rusia,” kata Stano.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com