Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. ( Foto: Aris Oikonomou / AFP / POOL )

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. ( Foto: Aris Oikonomou / AFP / POOL )

UE Luncurkan Dana Pemulihan di Lisabon

Kamis, 17 Juni 2021 | 06:47 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

LISABON, investor.id – Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen tiba di Lisabon, pada Rabu (16/6). Di ibukota Portugal tersebut, ia akan mulai proses persetujuan yang diajukan oleh negara-negara anggota, terhadap dana pemulihan dari dampak pandemi virus corona Covid-19.

Von der Leyen mulai mengaktifkan rencana pemulihan senilai 750 miliar euro (setara US$ 910 miliar). Rencana yang disebut Next Generation EU ini disusun hampir setahun yang lalu. Peluncuran dilakukan di Portugal karena saat ini memegang tampuk kepresidenan bergilir Uni Eropa (UE) selama enam bulan.

Di hari yang sama ia melakukan perjalanan ke Madrid, Spanyol, kemudian menuju ke Yunani dan Denmark pada Kamis (17/6). Kemudian ke Luksemburg di hari berikutnnya dalam tur yang akan membawanya ke sebagian besar negara anggota.

Pilihan untuk memulai di Portugal dan Spanyol adalah simbolis. Portugal adalah negara pertama yang mengajukan rencana pemulihan negaranya pada April dan akan menerima 16 miliar euro (setara US$ 19 miliar) dalam bentuk pendanaan.

Sebagai pemegang kepresidenan bergilir, pemerintahnya telah menjadikan adopsi cepat dari rencana pemulihan ini sebagai prioritas mengikuti rekomendasi mereka oleh komisi.

Kunjungan ke Spanyol juga merupakan pilihan penting, karena akan menjadi penerima dana penyelamatan terbesar kedua setelah Italia. Pemerintah Spanyol menerima 140 miliar euro (US$ 170 miliar), setengahnya akan berbentuk hibah dan pinjaman langsung.

Von de Leyen tiba di Lisabon dan ia bepergian untuk pertama kalinya dengan paspor Covid-19. Sertifikat kesehatan Eropa yang mulai digunakan oleh penduduk Belgia pada Rabu dan yang akan mulai beroperasi di seluruh UE per 1 Juli 2021.

"Saya berencana untuk memulai tur saya melalui 27 negara anggota untuk Next Generation EU. Dan saya sangat penasaran untuk menguji dan melihat bagaimana sertifikat ini akan bekerja," katanya, sambil menunjukkan kode QR di ponselnya.

Sore harinya, presiden komisi tersebut akan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez di markas besar dewan listrik nasional dengan pemerintah Spanyol untuk mendorong sebagian besar pendanaannya ke transisi ramah lingkungan.

Kemurahan Hati

"Dua negara Eropa selatan yang sebelumnya tidak merasa didukung di Eropa kini telah diuntungkan dari dukungan dan kemurahan hati yang luar biasa dari mitra utara mereka," kata Toni Roldan, kepala penelitian di Pusat Kebijakan Ekonomi Esade (EsadeEcPol), Madrid, Spanyol.

Spanyol sangat terpukul ketika pandemi pertama kali meletus pada awal 2020, sementara Portugal menderita lonjakan besar jumlah kasus pada awal tahun ini.

Dengan kedua negara sangat bergantung pada sektor pariwisata, ekonomi mereka telah terpengaruh secara signifikan.

Sejak krisis utang zona euro yang dimulai pada 2011, Portugal dan Spanyol sering menjadi sasaran tembak dari negara anggota Eropa yang lebih hemat. Sejumlah negara melontarkan kritik karena harus mengeluarkan uang untuk mensubsidi pengeluaran dalam apa yang mereka lihat sebagai negara selatan yang kurang berbudi luhur.

Meskipun beberapa kondisi yang melekat pada paket stimulus tetap tidak jelas, pemerintah Spanyol dan Portugal dinilai telah menunjukkan ambisi reformis yang lebih besar dalam menggunakan uang, khususnya di bidang pendidikan.

"Saya mengerti sulit bagi komisi untuk menuntut reformasi mendalam di lingkungan yang rumit ini, dengan kebangkitan populisme dan semua penderitaan pascapandemi. Tetapi pada saat yang sama, ini adalah momen terbaik," tutur Roldan.

Sejak akhir April, 23 pemerintah telah menyerahkan rencana investasi dan reformasi ke Komisi Eropa untuk disetujui.

Komisi memiliki waktu dua bulan sejak tanggal pengajuan untuk memberikan pendapatnya, setelah itu Dewan Eropa harus memberikan persetujuannya dalam waktu satu bulan.

Pada Selasa (15/6), UE mengatakan telah mengumpulkan 20 miliar euro pertamanya di pasar dengan menerbitkan obligasi dengan tenor 10 tahun untuk mendanai rencana pemulihan, memulai penerbitan obligasi institusional terbesar di Eropa.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN