Menu
Sign in
@ Contact
Search
Sebuah foto menunjukkan lift gandum di belakang ladang gandum wilayah timur Ukraina, Donbas, pada 1 Juli 2022 di tengah serangan militer Rusia yang diluncurkan ke Ukraina. Antara kekurangan bahan bakar dan risiko dibom, beberapa petani Ukraina bertanya-tanya bagaimana mereka akan memanen ladang saat periode panen tertentu. (FOTO: Genya SAVILOV / AFP)

Sebuah foto menunjukkan lift gandum di belakang ladang gandum wilayah timur Ukraina, Donbas, pada 1 Juli 2022 di tengah serangan militer Rusia yang diluncurkan ke Ukraina. Antara kekurangan bahan bakar dan risiko dibom, beberapa petani Ukraina bertanya-tanya bagaimana mereka akan memanen ladang saat periode panen tertentu. (FOTO: Genya SAVILOV / AFP)

UE: Rusia Blokade Gandum Ukraina Bisa Membuat Ribuan Orang Kelaparan

Senin, 18 Juli 2022 | 16:32 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

BRUSSEL, investor.id – Blokade Rusia terhadap pelabuhan Ukraina mengancam pasokan biji-bijian bagi puluhan ribu orang yang rentan kelaparan. Blokade tersebut harus diakhiri, kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrell dengan nada memperingatkan.

“Ini adalah masalah hidup dan mati bagi banyak manusia. Dan pertanyaannya adalah bahwa Rusia harus membuka blokir dan mengizinkan biji-bijian Ukraina untuk diekspor,” kata Borrell kepada AFP, Senin (18/7).

Perunding Rusia dan Ukraina akan bertemu diplomat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan pemerintah Turki di Istanbul pada Rabu (20/7) untuk membahas kemungkinan kesepakatan, demi mengakhiri blokade selama berbulan-bulan di pelabuhan Ukraina.

Baca juga: Ukraina Bahas Ekspor Biji-Bijian dengan Turki dan PBB untuk Tambah Pasokan Global

Rusia menyerang Ukraina pada 24 Februari 2022 dan telah merebut beberapa pelabuhan Laut Hitam dan membombardir pelabuhan lainnya, termasuk outlet ekspor biji-bijian utama di Odessa.

Ukraina juga telah menjaga pendekatan ke beberapa pelabuhannya untuk melindungi mereka dari serangan Rusia.

Tapi pertanian Ukraina adalah sumber utama biji-bijian untuk pasar dunia, khususnya di Timur Tengah dan Afrika, di mana persediaan makanan sangat terbatas.

“Hal yang paling mengkhawatirkan adalah kurangnya makanan di banyak negara di seluruh dunia. Dan tidak ada makanan karena Rusia menghalangi ekspor gandum Ukraina,” kata Borrell.

Borrell berbicara ketika dia tiba di pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa (UE) di Brussel, Belgia untuk membahas penutupan celah dalam rezim sanksi mereka soal sanksi Rusia atas serangan tersebut.

Dia mengatakan bahwa sekutu Eropa Ukraina akan melakukan apa yang mereka bisa untuk membantu negara tersebut mengekspor gandumnya melalui rute darat dan melintasi Danube. Tetapi Borrell memperingatkan bahwa pelabuhan adalah kuncinya.

“Jadi saya berharap, dan saya pikir saya punya harapan, bahwa minggu ini akan mungkin mencapai kesepakatan untuk membuka blokir ini dan pelabuhan Ukraina lainnya,” katanya, mengacu pada pelabuhan di Odessa.

“Kehidupan ribuan, lebih dari ribuan, puluhan ribu orang bergantung pada kesepakatan ini. Jadi ini bukan permainan diplomatik,” tegasnya.

Ia mengatakan bahwa jika pembicaraan PBB Rabu gagal, maka Komisi Eropa akan terus menyalahkan pemerintah Rusia karena menggunakan ancaman kelaparan sebagai senjata dalam konfliknya.

Baca juga: Geopolitik Rusia-Ukraina, Menkeu Sebut 276 Juta Penduduk Dunia Rawan Pangan

Anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Turki, dalam pembicaraan dengan Rusia dan Ukraina, telah mempelopori upaya melanjutkan pengiriman biji-bijian. Pejabat Turki mengatakan, mereka memiliki 20 kapal dagang menunggu di Laut Hitam yang dapat cepat dimuat dengan gandum Ukraina.

Tetapi seorang juru bicara kementerian luar negeri Rusia telah menekankan bahwa pemerintah Rusia akan menghadiri pertemuan itu dengan daftar tuntutan tegas, termasuk hak untuk mencari senjata di kapal-kapal gandum.

Otoritas Ukraina memiliki daftar tuntutannya sendiri untuk jaminan keamanan dan telah menekankan pentingnya peran PBB dalam menengahi pembicaraan.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com