Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi perusahaan migas asal Inggris, BP Plc. Foto: SPE JPT

Ilustrasi perusahaan migas asal Inggris, BP Plc. Foto: SPE JPT

Ukraina: BP Nikmati 'Blood Money' atas Operasinya di Rusia

Sabtu, 3 Des 2022 | 19:16 WIB
Fajar Widhiyanto (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id – Perusahaan migas kelas global berbasis di Inggris, BP Plc, kembali menerima hujatan atas operasinya di Rusia dengan tuduhan menikmati 'blood money'. Demikian hujatan yang disampaikan oleh pembantu utama presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang dilansir thisismoney.co.uk, Jumat (2/12/2022).

Disampaikan Oleg Ustenko, kepala penasihat ekonomi Zelensky, BP sebelumnya pernah berjanji akan menjual 19,75% sahamnya di perusahaan minyak Rusia Rosneft, sebagai bentuk protes atas invasi Vladimir Putin ke Ukraina pada bulan Februari 2022. Namun sembilan bulan telah lewat, BP Plc masih mengempit saham di Rosneft.

Dalam sebuah suratnya kepada petinggi BP, Bernard Looney, Oleg mengatakan pihaknya tidak punya bukti yang bisa menjelaskan bahwa BP berusaha menarik diri dari kepemilikan sahamnya di Rosneft.

Oleg juga menunjukkan bahwa BP masih menerima dividen ratusan juta poundsterling dari Rosneft. Dalam surat yang diterima pada hari Rabu, kepada Looney Oleg mengatakan, “Tidak ada mekanisme akuntansi atau pernyataan dari BP yang akan mengubah fakta ini. Ini adalah 'blood money', murni dan sederhana.”

Advertisement

Sementara itu dilaporkan BP belum menerima dividen apa pun dari Rosneft sejak mengumumkan bahwa mereka berencana untuk mendivestasi sahamnya, dan mengambil keuntungan satu kali sebesar £18,7 miliar saat menghapus nilai kepemilikan saham.

Dividen dari Rosneft seharusnya dibayarkan ke akun terbatas di Rusia yang hanya dapat diakses dengan izin dari Kremlin. Secara teori, akun tersebut seharusnya menerima pembayaran lebih dari £600 juta meskipun BP mengatakan belum diberitahu tentang transfer tersebut.

Dalam suratnya, yang dilaporkan oleh The Guardian, Oleg mengatakan BP adalah salah satu perusahaan minyak pertama yang mengumumkan niatnya untuk keluar dari Rusia dengan menjual sahamnya di Rosneft, perusahaan minyak Kremlin.

“Namun setelah sembilan bulan agresi Rusia, kejahatan perang, dan pengeboman atas infrastruktur sipil, semuanya didanai dan didorong oleh minyak, gas, dan batu bara Rusia, BP tetap menjadi pemegang saham di Rosneft. Posisi kami jelas, perusahaan harus meninggalkan Rusia atau berisiko terlibat dalam kejahatan perang Rusia,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, setiap perusahaan Eropa yang terus mendapatkan keuntungan dari sektor bahan bakar fosil Rusia harus membentuk dana untuk mendedikasikan penggunaannya untuk korban perang di Ukraina.

Sementara itu anggota parlemen dari Partai Buruh Margaret Hodge mengatakan, sangat mengejutkan jika BP belum membuat kemajuan lebih lanjut untuk keluar dari bisnis minyaknya di Rusia, dan ia mengatakan pula bahwa mereka ada di sana mendukung rezim Putin.

“Mereka mengatakan uang itu dikunci di Rusia tetapi akan dibuka kuncinya. Pemerintah harus memaksa bahwa uang itu (akan digunakan, red) untuk pemulihan di Ukraina,” ujar Margaret.

Sebelumnya sebuah kelompok kampanye The Moral Rating Agency juga mengungkap keberadaan perusahaan Barat di Rusia, dan menuduh BP melakukan perbuatan tak bermoral. "Ironisnya, BP sebenarnya menikmati keuntungan yang jauh lebih tinggi sebagai pemegang saham, sementara minyak Rusia dijual di balik embargo internasional ke negara-negara yang berkolaborasi seperti China dan India," ujar juru bicara The Moral Rating Agency. Lembaga ini juga menyoroti sejumlah perusahaan yang berjanji untuk meninggalkan Rusia tetapi nyatanya mereka tetap berada di sana.

Selain BP, lembaga tersebut menyoroti perusahaan consumer goods raksasa Unilever yang pada Maret lalu sempat berjanji hanya akan memasok produk makanan esensial dan higienis ke Rusia. Namun belakangan terungkap Unilever masih menjual es krim Magnum dan Cornetto di sana.

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com