Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Trader bekerja di lantai New York Stock Exchange (NYSE) pada 25 Juli 2022 di New York City, AS. (FOTO: SPENCER PLATT / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Trader bekerja di lantai New York Stock Exchange (NYSE) pada 25 Juli 2022 di New York City, AS. (FOTO: SPENCER PLATT / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Wall Street Berakhir Mixed, Investor Tunggu Data Pekerjaan

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:15 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

NEW YORK, investor.id – Saham Wall Street berakhir mixed pada Kamis (Jumat pagi WIB) menjelang data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) dan setelah bank sentral Inggris (BoE) menjadi bank sentral terbaru yang memperketat pasokan moneter karena inflasi.

BoE menaikkan suku bunga utamanya sebesar 0,5 poin persentase menjadi 1,75%, kenaikan suku bunga terbesar sejak 1995. Bank sentral itu juga memperkirakan resesi panjang di tengah ketidakpastian pasokan energi karena serangan militer Rusia ke awan Ukraina.

Langkah ini mengikuti serangkaian langkah serupa oleh bank sentral lainnya, termasuk Federal Reserve (Fed), yang akan meneliti data pekerjaan resmi pemerintah yang dirilis Jumat (5/8) untuk Juli 2022.

Ketidakpastian tentang rencana The Fed pada pertemuan 21 September 2022 membuat investor tetap waspada.

“Wall Street telah mendengar cukup banyak dari The Fed untuk mengetahui bahwa kita terjebak dalam mode wait and see selama 48 hari ke depan,” kata Edward Moya dari Oanda, Jumat.

Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,3% pada 32.726,82.

S&P 500 berbasis luas tergelincir 0,1% menjadi 4.151,94, sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi naik 0,4% untuk mengakhiri hari di 12.720,58.

Di antara saham individu, saham Warner Brothers Discovery naik 4,6% setelah mengumumkan menunda adaptasi film ‘Batgirl”. Langkah tersebut tampaknya mencerminkan perubahan dalam strategi perusahaan setelah merger antara Warner Bros. dan Discovery.

Tapi saham Walmart turun 3,7% menyusul laporan Wall Street Journal bahwa peritel raksasa itu memangkas ratusan pekerjaan perusahaan dalam restrukturisasi, setelah baru-baru ini memangkas perkiraan labanya karena konsumen mengubah pola pembelian karena inflasi.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

BAGIKAN