Menu
Sign in
@ Contact
Search
Trader di lantai bursa NYSE, AS pada 4 Agustus 2022. (FOTO: NYSE)

Trader di lantai bursa NYSE, AS pada 4 Agustus 2022. (FOTO: NYSE)

Wall Street Bergerak Mixed, Pasar Pertimbangkan Neraca AS

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:01 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

NEW YORK, investor.id – Saham Wall Street berakhir mixed pada perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) setelah reli awal gagal karena investor menunggu data inflasi penting yang keluar akhir pekan ini.

Pemerintah dijadwalkan untuk merilis indeks harga konsumen (CPI) untuk Juli 2022 pada Rabu 10/8), setelah data Juni 2022 mencatat lonjakan 9,1% selama tahun lalu atau level tertinggi sejak 1981.

Sementara para analis memperkirakan tekanan harga agak mereda, lebih banyak investor sekarang percaya bahwa Federal Reserve (Fed) diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga ketiga berturut-turut sebesar tiga perempat poin persentase atau 75 basis poin (bps) pada September 2022. Ini menjadi bagian dari pertempuran agresif bank sentral Amerika Serikat (AS) untuk mendinginkan harga yang melonjak.

“(Data tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan pada 5 Agustus) tampaknya meningkatkan ekspektasi bahwa Fed akan tetap agresif, sementara juga meredakan kekhawatiran resesi,” kata analis Charles Schwab, Selasa (9/8).

Dow Jones Industrial naik tipis 0,1% menjadi mengakhiri hari di level 32.832,54.

S&P 500 berbasis luas turun 0,1% menjadi ditutup pada 4.140,06, sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi juga turun 0,1% menjadi 12.644,46.

Di antara saham individu, Boeing anggota Dow naik 0,5% setelah regulator federal mengizinkan perusahaan untuk melanjutkan pengiriman pesawat 787 Dreamliner terlarisnya.

Saham produsen obat Pfizer naik 0,6% setelah mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi Global Blood Therapeutics (GBT) senilai US$ 5,4 miliar. Saham GBT yang baru-baru ini menyetujui obat untuk melawan anemia sel sabit melonjak 4,3%.

Sementara itu, laporan keuangan lebih lemah dari perkiraan di produsen chip Nvidia, karena pendapatan game yang lebih rendah dari prediksi. Ini membuat saham produsen chip tersebut jatuh 6,3% dan menyeret Nasdaq ke bawah.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com